754 Militer Turki Ditangkap, Turki Sebut Otak Kudeta Adalah Gulen

150
0
SHARE

Erdogan telah lama menuduh ulama dan para pendukungnya mencoba untuk menggulingkan pemerintah. Ulama itu tinggal di pengasingan di Pennsylvania.

 BHARATANEWS.ID | INTERNASIONAL – Anadolu Agency melaporkan 754 anggota Angkatan Bersenjata Turki ini telah ditahan di seluruh negeri setelah mereka gagal melakukan kudeta.

Erdogan pun telah terbang ke bandara Ataturk Sabtu pagi dan disambut oleh kerumunan besar. Sebelumnya, sementara ada upaya kudeta, kantornya menolak mengatakan keberadaannya dan ia dipaksa untuk memberikan wawancara.

Sejauh ini, Perdana Menteri Binali Yildirim pun telah memanggil semua legislator untuk pertemuan darurat.

Kekacauan politik di Turki oleh kritikus terjadi karena semakin otoriter Erdogan dan terus melakukan tindakan keras terhadap pembangkang dan media oposisi serta terkait konflik baru di daerah Kurdi.

Turki yang kini anggota NATO adalah mitra kunci dalam upaya yang dipimpin AS untuk mengalahkan kelompok Negara Islam dan telah memungkinkan jet Amerika untuk menggunakan pangkalan udara Incirlik untuk melawan ekstrimis di Suriah dan Irak.

Kudeta terhadap pemerintah yang terpilih secara demokratis bisa membuat sulit bagi Amerika Serikat untuk terus bekerjasama dengan Turki.

Presiden AS Barack Obama mendesak semua pihak di Turki untuk mendukung pemerintah yang terpilih secara demokratis. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan ia berbicara dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dan menyerukan menghormati demokrasi.

“Mereka yang mencoba melakukan kudeta tidak akan berhasil. Orang-orang kami harus tahu bahwa kami akan mengatasi hal ini,” kata Jenderal Zekai Aksakalli, Komandan Pasukan Khusus Militer Turki.

Dalam pidato TV-nya, Erdogan menyalahkan serangan terhadap pendukung Fethullah Gulen.

Erdogan telah lama menuduh ulama dan para pendukungnya mencoba untuk menggulingkan pemerintah. Ulama itu tinggal di pengasingan di Pennsylvania.

( Deb / Deb / jaringnews.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here