Visum Korban Kejahatan dan Kekerasan Bisa Dilakukan di Puskesmas dan RSUD

116
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depokmemastikan bahwa visum korban kekerasan baik dewasa atau anak-anak, termasuk kekerasan seksual, bisa dilakukan di 35 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Depok, baik Puskesmas tingkat kecamatan maupun kelurahan, serta di RSUDKota Depok.

Visum di 35 Puskesmas dan di RSUD Depok itu diberikan secara gratis.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Lies Karmawati, Kamis (14/7/2016).

Lies menuturkan visum akan diberikan di puskesmas dan RSUD Depok secara gratis dan untuk warga Depok yang menjadi korban kekerasan.

“Fasilitas visum di Puskesmas di Depok dan di RSUD Depok kami berikan gratis. Namun biasanya polisi menanyakan ke korban, inginnya di visum dimana,” kata Lies.

Menurutnya visum gratis di Puskesmas di RSUD Depok diberikan karena dibiayai pemerintah dan masuk dalam anggaran pelayanan kesehatan. “Anggaran ini memang termasuk untuk fasilitas korban kekerasan untuk visum,” kata Lies.

Ia mengatakan visum akan dilakukan dengan surat permohonan dari kepolisian yang ditandatangani pejabat atau penyidik kepolisian berpangkat minimal sersan.

“Karenanya hasil visum nantinya kami serahkan ke polisi bukan ke korban. Jadi visum bukan karena permintaan korban tetapi polisi. Sebab hasilnya untuk kepentingan proses hukum kepolisian,” kata Lies.

Untuk itu, tambah Lies, korban kekerasan mesti melakukan pelaporan ke polisi dahulu sebelum visum bisa dilakukan pihaknya.

Menurut Lies, pihaknya juga memberikan fasilitas yang sama untuk visum et repertum bagi korban kekerasan warga Depok.

Visum et refertum adalah pemeriksaan mendalam dengan melihat langsung bekas kekerasan pada korban.

“Misalkan, orang dipukul ada bekas memarnya, itu bisa dilakukan di Puskesmas,” katanya.

Karenanya kata dia korban kekerasan apapun, termasuk kekerasan seksual, dipastikan visum untuk penyelidikan polisi bisa dilakukan di Puskesmas di Depok serta di RSUD Depok, tanpa biaya.

“Semua dokter di puskesmas dan RSUD Depok bisa melakukannya,” kata Lies.

( wartakota.tribunnews.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here