Mahasiswa Universitas Indonesia Raih Peringkat 5 Dunia Lomba Drone di AS

172
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia yang tergabung dalam Autonomous Marine Vehicle Team (AMV UI) meraih peringkat kelima dalam kompetisi kapal 9th International Roboboat Competition di Virginia Beach, Amerika Serikat.

Pada  ajang ‎yang berlangsung 4-10 Juli 2016 tersebut, AMV UI melombakan sejumlah karya mereka berupa teknologi kapal tanpa awak. Kapal-kapal tersebut bernama Makara-05 dan Makara-06.

Makara-05 adalah drone permukaan laut dan Makara-06 merupakan drone bawah laut. Tim UI yang terdiri atas mahasiswa lintas keilmuan sains dan teknologi itu mampu bersaing dengan mahasiswa dari kampus dunia lainnya.

UI mengungguli tim dari University of Michigan (AS), University of Ulsan (Korea Selatan), dan Embry-Riddle Aeronautical University (AS).‎ Keunggulan kapal Makara-05 dan Makara-06 terletak pada kemampuan bermanuver dan kecepatan kapal serta kemampuan merekam gambar, video, serta deteksi bentuk di permukaan maupun bawah laut.

Dengan kemampuan tersebut, Makara-05 dan Makara-06 dapat dimanfaatkan sebagai pengganti kerja manusia di permukaan maupun dalam laut guna menunjang aktivitas di bidang seperti keamanan, penelitian ‎bawah laut, serta penanganan bencana.

“Kami sempat mengalami kendala teknis pada tahap robot performance. Hardware kami mengalami gangguan signal karena faktor lingkungan ketika jumlah satelit yang kami dapatkan di AS lebih sedikit dibandingkan saat di Indonesia,” kata Ketua AMV UI Zulfah Zikrina dalam keterangan persnya, Kamis 14 Juli 2016.

Kendala itu membuat tim mesti‎ melakukan pemrograman ulang terhadap sistem Makara-05 dalam waktu yang sangat terbatas.

“Permasalahan tersebut dapat dipecahkan dengan adanya kerja sama tim yang baik dan berhasil menghantarkan AMV UI  menyelesaikan misi-misi perlombaan,” ucapnya.

Makara-05 atau drone permukaan laut merupakan kapal tanpa awak yang didesain dengan konsep tiga lambung. Sementara Makara-06 adalah drone bawah laut dengan kemampuan sensor yang mengolah citra objek di bawah laut. Makara-05 mampu bertahan selama 4 jam di  bawah air pada kedalaman hingga 100 meter.

Kompetisi tersebut telah diselenggarakan 9 kali. Pada 2016,  sejumlah negara seperti AS, Korea Selatan, dan India turut mengirim peserta. Tantangan yang harus diselesaikan dalam kompetisi ini adalah desain kapal yang mampu dioperasikan di kawasan pesisir, baik untuk misi pengamanan, penyelamatan, operasi darurat dan operasi oseanografi, kegiatan riset.

‎Sebelumnya, ‎Makara sempat diujicoba di Danau Kenanga UI. Saat itu, mahasiswa UI juga menguji kapal plat datar.***

( pikiran-rakyat.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here