Benarkah Ketua DPRD DKI Jakarta Diduga Jadi Perantara Suap?

116
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA –  Kuasa hukum tersangka kasus suap pembahasan Raperda Reklamasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), M Sanusi (MSN) yakni Krisna Murti, mengaku, tidak tahu banyak mengenai rekaman percakapan antara kliennya dengan Manajer Perizinan Agung Sedayu Group, Saiful Zuhri alias Pupung.

Rekaman tersebut membicarakan mengenai masalah pembagian uang yang tidak adil kepada anggota DPRD DKI Jakarta yang lain melalui Ketua DPRD, Prasetio Edi Marsudi.

“Maksudnya Bang Uci (panggilan akrab MSN) artian dana tersebut mungkin pembagiannya gak bener karena ada isu di media,” kata Krisna usai mendampingi MSN menjalani proses pemeriksaan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (14/7/2016).

Isu tersebut berkembang sebelum kasus suap pembahasan Raperda Reklamasi terkuak oleh KPK.

Saat ditanyakan apakah Prasetyo juga terlibat, Krisna menyatakan bahwa ada indikasi ke arah sana.

“Gak tahu. Kalau gak salah, Bang Uci pernah bilang di grup WhatsApp teman-teman DPRD, kalau berkembang isu di media mengenai penggelontoran dana dalam rangka reklamasi. Ketika berbicara dengan Pupung, Bang Uci menyambung ke arah sana,” ucap Krisna.

Pada Rabu (13/7/2016) silam, rekaman percakapan antara MSN dengan Manajer Perizinan Agung Sedayu Group, Saiful Zuhri alias Pupung diputar oleh Jaksa Ali Fikri, pada saat Pupung menjadi saksi di persidangan dengan terdakwa Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan asistennya Trinanda Prihantoro, di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat.

MSN dan Pupung membicarakan masalah pembagian dana yang menurutnya tidak dibagikan secara adil. Menurut Pupung, Sanusi mengatakan bahwa sejumlah anggota DPRD DKI merasa resah dan menyampaikan komplain terhadap dirinya.

“Iya, itukan sebenarnya ngebaginya benar-benar kacau balau deh dia (Prasetyo), makannya kebanyakan. Maksud gue, banyak banget bukan kebanyakan, ngerti enggak lo, kayak enggak ada tempat lain,” kata Sanusi kepada Pupung dalam rekaman percakapan pada tanggal 17 Maret 2016. (Rangga Baskoro)

( wartakota.tribunnews.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here