Kota Bekasi Minim Tempat Wisata, Warga: yang Ada Cuma Mal

111
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BEKASI – MINIM tempat wisata di Kota Bekasi sehingga tidak dapat menarik perhatian publik warga luar daerah. Maka tak heran pula daerah Kota Bekasi terkenal dengan Kota Sampah, bukan Pariwisata.

Juga demikian, anjloknya perhotelan dan apartemen menjadi sebab minimnya tempat pariwisata sehingga menggangu Pendapatan Asli Daerah saat libur panjang. Yang ada hanya pusat-pusat perbelanjaan dan mal-mal yang berdiri di Kota Patriot ini.

Seperti yang dikeluhkan Hendro Manulang (24), warga asal Taman Wisma Asri, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengatakan bahwa dari tahun ke tahun dirinya beserta keluarga sulit mendapatkan tempat pariwisata saat hari libur.

“Kalo lagi libur bingung mau pergi kemana, kebun binatang engga ada, susah buat ngajak adik kalo mau liburan, yang ada cuma mal-mal. Masa belanja terus,” keluh pria berdarah Medan, Selasa (12/7/2016) kepada GoBekasi.co.id.

Tidak hanya kebun binatang yang menjadi sasaran warga Kota Bekasi. Namun juga tempat pariwisata seperti kolam renang nan megah. Rara Sekar (22), warga lainnya mengatakan di Kota Bekasi sendiri sebagai Kota Penyanggah ibu Kota tidak ada Kolam renang, untuk hiburan warga saat liburan.

“Masa tetangganya Jakarta engga ada Kolam renang, kasian dong warga Kota Bekasi yang engga mudik, juga engga bisa pariwisata di daerah kelahirannya sendiri, jangan bangunnya cuma mal, hotel, sama apartemen aja. Itu malah bikin banjir daerah warga,” tuturnya.

Terpisah, warga lain, Bayyinatul Rahmatullah mengklaim, bahwa Pemerintah Kota Bekasi kurang mengedepankan lebih kepentingan warganya. Dirinya menyarankan agar Pemkot Bekasi lebih, lebih Balance dalam masalah infrastruktur.

“Seharusnya juga dapat dibandingkan pembangunan Hotel dan sebagainya dengan tempat pariwisata, itu juga agar dapat mendongkrak PAD Kota Bekasi. Kalau hanya hotel dan apartemen saja, tidak ada tempat pariwisata itu lain hal maka akan anjlok perhotelan dan apartemen saat libur panjang tiba,” ujarnya.

Lebih lanjut Rahmat mengatakan, warga lebih memilih pariwisata saat liburan ketimbang hotel dan apartemen. Maka dengan itu agar PAD juga bertambah, segera di dicermati pembangunan pariwisata di Kota Bekasi.

“Ini otomatis akan lebih seimbang, saat liburan Kota Patriot ini juga ramai akan warga luar daerah, omset perbelanjaan naik, penginapan naik, dan pastinya juga akan sangat membantu PAD Kota Bekasi,” tandasnya. [Cr24/Gob]

-pojoksatu.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here