Portugal 1-0 Prancis, Sang Raja

97
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | SPORT – TAK diunggulkan, diremehkan, dicerca, Portugal malah jadi juara. “Kami tak pernah hilang keyakinan,” ujar Fernando Santos.

Tak ada yang menjagokan Seleccao das Quinnas untuk merajai Piala Eropa 2016, terutama setelah laju buruk mereka di fase grup. Apalagi, mereka lolos ke fase knockout lewat sebuah keberuntungan. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan, hanya berlabel tim peringkat ketiga terbaik.

Tapi, takdir tak terelakan. Portugal melaju jauh, hingga ke partai final untuk menantang sang tuan rumah sekaligus unggulan pertama, Prancis di Stade de France, Senin (11/7) dini hari WIB. Mereka kian diragukan juara, setelah sang bintang Cristiano Ronaldo hanya bermain 25 menit lantaran dibekap cedera.

Portugal tampil dengan gaya mereka: merapatkan pertahanan, lalu menunggu momentum terbaik untuk melakukan serangan balik. Dan ternyata, itu malah membuat frustrasi sang lawan. Mereka sanggup memaksakan laga berlanjut ke babak ekstra time.

Keajaiban sekaligus kejutan besar itu pun datang juga pada menit ke 109. Pemain muda, Eder sukses menjebol gawang Tim Ayam Jantan lewat sepakan terukurnya dari luar kotak penalti. Setelah itu, Portugal pun memainkan strategi yang seharusnya mereka lakukan: bertahan total!

Akhirnya, laga tuntas dengan skor yang tak berubah. Portugal menang 1-0, sekaligus untuk pertama kalinya merengkuh gelar paling bergengsi di Benua Biru itu. Mereka jadi juara baru, juara yang tak disangka-sangka.

“Saya sudah selalu mengatakan bahwa kami adalah sebuah tim. Saya tidak pernah menyembunyikan pikiran saya, saya selalu mengatakan ke para pemain saya apa yang ada di pikiran saya,” ujar Pelatih Fernando Santos di situs resmi UEFA.

“Saya sudah selalu mengatakan ke mereka bahwa kami punya talenta hebat, tapi kami perlu berjuang lebih dari lawan-lawan kami, berlari lebih dari mereka, dan lebih fokus dari mereka.”

Sang kapten, Cristiano Ronaldo mengakui kesedihannya terbayar lunas dengan trofi juara. Dia sempat menangis lantaran harus mengakhiri laga lebih cepat. Tapi pada akhirnya, bintang Real Madrid itu menangis karena bahagia.

Dalam pertandingan itu, Ronaldo cuma bermain selama 25 menit. Dia mengalami cedera karena terjangan Dimitri Payet di menit ketujuh.

Soal keberhasilan perjuangan rekan-rekan setimnya menggapai Piala Eropa, Ronaldo pun mengaku amat gembira. Dia juga beberapa kali berdiri di pinggir lapangan untuk memompa semangat rekan-rekannya. “Rakyat Portugis layak atas hal ini; pemain kami layak akan hal ini,” kata Ronaldo di situs UEFA.

“Malangnya hal ini tak berlangsung bagus buat saya. Saya mengalami cedera di menit-menit awal. Tapi, saya selalu percaya pada para pemain ini. Mereka mempunyai kualitas dan kemampuan, bersama dengan strategi para pelatih kami untuk memenangi pertandingan,” imbuhnya.

Ada yang bahagia, dan ada yang menangis. Prancis gagal menjuarai Piala Eropa 2016 di hadapan publik sendiri. Penyesalan terbesar dirasakan Didier Deshamps karena gagal memberikan trofi untuk fans.

Sebagai tuan rumah, Prancis jelas jadi salah satu unggulan juara di Piala Eropa tahun ini. Label itu berhasil diemban dengan bukti perjalanan ke final.

Di laga puncak, Les Bleus juga lebih difavoritkan ketimbang lawannya, Portugal. Selain faktor tuan rumah, mereka juga punya bekal kemenangan meyakinkan 2-0 atas juara dunia, Jerman, di semifinal.

“Tentu saja perasaan yang mendominasi adalah kekecewaan besar. Adalah kejam untuk kalah di final seperti itu. (Tapi) Saya harus menyelamati Portugal,” kata Deschamps di situs resmi UEFA.

“Jelas kami punya peluang-peluang dan tidak cukup tajam. Kami tidak cukup tenang, tapi saya tidak bisa memendam apapun terhadap para pemain saya. Mereka sudah memberikan segalanya malam ini,” imbuhnya.

Kekecewaan terbesar Deschamps adalah kegagalan memberikan pesta perayaan untuk suporter timnas. Tapi dia merasa perjalanan sejauh ini sudah menunjukkan banyak hal positif.

“Kami ingin memenangi trofi ini untuk para penggemar. Ada banyak hal positif, tapi sulit untuk melihatnya pada saat ini,” ujarnya. (bsf)

( inilahkoran.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here