IPB Kembangkan Super Kapasitor Berbasis Kertas

119
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Kapasitor adalah komponen elektronika yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik. Kelebihan kapasitor dibanding baterai diantaranya listrik dalam kapasitor dapat diisi jauh lebih cepat ketimbang baterai.

Akan tetapi, kapasitor tidak dapat menyimpan energi listrik dalam waktu lama, hanya beberapa detik saja. Meski demikian, banyak pengembangan super kapasitor yang diharapkan dapat menyimpan energi lebih besar dan waktu lebih efisien.

Noor Intan Ayuningtyas, Angga Saputra, Angga Khalifah Tsauqi, Adhi Rahmadian, Herdinal Muhammad Boer, Mahasiswa Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor (FMIPA-IPB) mengembangkan “Super Paper” atau super kapasitor berbasis kertas.

Super Paper ini bertujuan membuat super kapasitor yang memiliki kapasitas tinggi yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lebih lanjut. Komponen super kapasitor antara lain : elektroda, separator, dan elektrolit.

Kertas dapat digunakan sebagai penyimpan energi listrik. Pada prinsipnya sebuah kapasitor terdiri atas dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan penyekat (dielektrik). Pada Super Paper ini Angga dan tim membuat elektroda yang terbuat dari grafit pensil dan nanoserat polianilin yang dipisahkan menggunakan kertas HVS.

Semua kertas bisa dipakai, yang penting bisa dicoret pakai pensil.

“Kami memilih kertas karena harganya murah, fleksibel, dan ketersediaannya banyak. Sedangkan grafit yang dipilih berasal dari pensil, agar mudah dalam memperolehnya serta ketersediaanya cukup banyak. Selain itu, penggunaan bahan nanoserat juga memberikan dampak signifikan. Bahan nanoserat dapat meningkatkan nilai rapat energi bila dibandingkan tanpa menggunakan nanoserat,”papar Angga.

Sejauh ini Super Paper yang diteliti Angga dan tim telah melalui tahap uji potensiostat dan menunjukkan nilai kapasitansi yang artinya terbukti dapat digunakan sebagai kapasitor.
Super Paper saat ini diikutsertakan dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) 2016.

“Semoga mahasiswa menjadi pelopor penghasil karya inovatif dan prospektif, sehingga bangsa Indonesia menjadi poros research dunia,”tandasnya.

(yopi/sir/poskotanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here