Akibat Keperluan Mendesak, Hanya 6 PNS yang Diperbolehkan Ambil Cuti

112
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Dari total 919 PNS di Balai Kota Bogor, ada 839 orang yang hadir.

Sekretaris BKPP Kota Bogor Ida Priatna mengungkapkan tingkat kehadiran PNS di lingkungan Balai Kota Bogor pada hari pertama kerja pasca libur Lebaran mencapai 91 persen. Mereka yang tidak hadir bukan bolos, melainkan sakit, izin, atau cuti.

“Dari total 919 PNS di Balai Kota Bogor, ada 839 orang yang hadir. Sisanya, 7 orang sakit, 11 orang izin, 6 orang cuti, dan 48 orang lepas piket,” tuturnya.

Lalu, dari 6 orang yang cuti, 4 di antaranya beralasan keperluan penting mendesak dan 2 orang proses persalinan. “Selain itu, tidak ada lagi yang cuti. Sebelumnya, kami juga sudah membatalkan 20 surat cuti yang diajukan oleh para PNS,” kata Ida.

Ini sesuai dengan surat edaran nomor 850/2360-BKPP tanggal 23 Juni 2016 tentang peninjauan ulang surat cuti bersama pasca Lebaran tanggal 11 Juli sampai 15 Juli 2016.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat sempat menyampaikan, tidak boleh ada PNS Kota Bogor yang cuti pasca libur Lebaran. Kecuali, ada kepentingan mendesak. Seperti, masalah keluarga, menikahkan saudara atau anak, dan orang tua sakit. “Selain itu, tidak boleh. Jika memang masih ada yang membandel maka akan dikenakan sanksi teguran,” tuturnya.

( infonitas.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here