Sekjen PDIP Ungkap Jasa Husni Kamil dalam Pemilu

103
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | POLITIK РSekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan kehilangan atas kepergian Ketua Komisi Pemilihan Umum, Husni Kamil Manik. Menurutnya, almarhum telah meletakkan dasar penyelenggaraan pemilu yang lebih jujur, adil, dan akuntabel.

“Terobosannya untuk menjadikan dokumen Berita Acara Perolehan Suara C1 untuk diakses oleh publik melalui sistem IT KPU merupakan terobosan yang sangat penting,” kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 8 Juli 2016.

Ia menilai di bawah kepemimpinan Husni, KPU mampu memperkuat penyelenggaraan pemilu yang lebih demokratis dan berintegritas.

“Berkatnya, dokumen C1 menjadi begitu mudah diakses sehingga penghitungan cepat hasil pemilu dapat dilakukan dengan dokumen otentik yang mampu meminimalkan kecurangan pemilu,” kata Hasto.

Hasto menceritakan perjumpaan terakhir dengan almarhum pada saat berbuka puasa di rumah Wakil Ketua MPR Oesman Sapta.

“Saya duduk bersebelahan dengan Beliau. Saat itu saya secara khusus menyampaikan pesan Ibu Megawati Soekarnoputri yang memberikan apresiasi atas kepemimpinan Beliau di KPU,” kata Hasto.

Saat itu, Hasto melanjutkan almarhum menyampaikan pesan agar pengisian komisioner KPU untuk Pemilu 2019 sebaiknya seluruhnya tidak diisi oleh personel baru.

“Artinya demi kesinambungan pengalaman, maka sebaiknya ada personil KPU dari periode saat ini, yang karena pengalaman dan kompetensinya, dapat dipertahankan sebagai komisioner KPU,” ujar Hasto.

Lalu menurutnya, almarhum juga menaruh perhatian besar soal tradisi pemilu yang demokratis dan berintegritas terus dibangun serta diperkuat secara sistemik.

“Ketua Umum DPP PDI Perjuangan langsung memberikan arahan agar seluruh jajaran PDI Perjuangan memberikan penghormatan terbaik kepada almarhum Husni Kamil Manik. Di bawah kepemimpinan beliau, KPU mampu membangun dan menjaga kepercayaan publik sebagai institusi demokrasi modern yang terpercaya,” ujar Hasto.

Husni Kamil Manik meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Kamis, 7 Juli 2016, sekitar pukul 21.07 WIB. Menurut keluarga, Husni meninggal karena penyakit bisul yang meradang. Husni diketahui juga mengidap diabetes (viva.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here