Kemacetan di Lembang yang Ekornya Hingga ke Bandung Diprediksi sampai H+5

112
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BANDUNG – Arus lalu lintas di jalur wisata┬áLembang Kabupaten Bandung Barat terpantau padat di hari kedua Lebaran, Kamis (7/7). Kepadatan ini menimbulkan kemacetan kendaraan hingga Jalan Setiabudhi Kota Bandung. Untuk mengurai kemacetan, polisi beberapa kali memberlakukan rekayasa lalu lintas.

Kepolisian mengimbau wisatawan agar mencari jalur alternatif karena jalan utama Lembang sudah sangat padat. Bahkan, bagi wisatawan yang pernah ke Lembang diminta menunda kunjungannya agar jalur kendaraan tidak tersendat.

“Kendaraan ke arah Lembang, ekornya sudah sampai di Kota Bandung. Sumber kemacetan terjadi di lokasi-lokasi wisata. Kita minta wisatawan yang pernah ke Lembang agar menunda kunjungannya, beri kesempatan kepada wisatawan yang belum pernah datang kemari,” tutur Kepala Polres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi di Pos polisi Beatrix Lembang, tadi siang.

Menurut dia, Lembang masih jadi daya tarik wisatawan dari luar kota untuk menghabiskan masa libur lebaran kali ini. Namun dikatakannya ruas jalan di Lembang tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang masuk ke Lembang.”Kami mengerahkan sebanyak 250 personil, anggota Polsek di luar Lembang sudah dikerahkan semua untuk membantu mengurai kepadatan ini,” ujarnya.

Meski rekayasa jalur sudah bisa mengurangi kepadatan tapi kendaraan hanya dapat berjalan dengan kecepatan sedang. Pihaknya mengingatkan agar pengemudi bisa menjaga kondisi fisiknya agar tidak terjadi sesuatu hal yang dapat merugikan wisatawan.

“Kondisi kendaraannya juga harus dicek, jangan sampai nanti timbul masalah saat di perjalanan seperti mogok atau kecelakaan. Karena kejadian itu nantinya bisa menambah kemacetan di Lembang,” katanya.

Kapolres memprediksi, kondisi seperti ini akan berlangsung hingga H+5 Lebaran nanti, karena menurutnya rata-rata wisatawan ingin mengunjungi seluruh objek wisata di Lembang.

“Kami tetap usahakan kendaraan bisa berjalan walau harus merayap. Kita usahakan semaksimal mungkin supaya masyarakat nyaman berwisata tapi dengan syarat harus mentaati aturan lalu lintas,” tuturnya. (aa)

-jabar.tribunnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here