Operasi Pasar Daging Ludes di Mako Brimob

167
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Operasi pasar daging murah yang diselenggarakan di Markas Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat ludes.  Sebanyak lima ton daging  yang disediakan oleh PT Imexindo Pratama terjual habis,  keesokan hari akan ditambah 1,5 ton lagi.

General Manajer PT Impexindo Pratama Fenny mengatakan, pihaknya menyediakan daging sekitar 5 ton untuk wilayah Brimob Kelapa Dua. Namun, total itu masih kurang sehingga akan ditambah untuk esok hari 1,5 ton lagi.

“Permintaan pasarnya sangat tinggi. Kami tidak hanya menyediakan untuk anggota Brimob saja tetapi untuk masyarakat sekitar,” kata Fenny.

Sementara itu, Komandan Korps Brimob Polri, Inspektur Jenderal Polisi Murad Ismail mengapresiasi operasi pasar daging murah yang dilaksanakan PT Impexindo Pratama, yang merupakan penugasan Kementerian Perdagangan.

“Kami sangat mengapresiasi operasi pasar daging murah karena bisa membantu anggota Korps Brimob dan masyarakat sekitar,” kata Irjen Pol Murad Ismail saat meninjau operasi pasar daging murah di Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, Rabu (29/6).

Dia mengatakan, ada sekitar enam  ribu anggota Brimob di Makobrimob Kepala Dua dan dua ribu anggota Brimob di Resimen Brimob Kedung Halang, Bogor. “Kita sambut baik pasar murah ini. Karena harga dagingnya murah yaitu  60 ribu  rupiah per kilo dan kualitasnya baik,” kata Murad.

Dia berharap, setiap tahun operasi pasar murah ini bisa terus diadakan. “Di sini target pasar murahnya bukan hanya untuk anggota Brimob di Kelapa Dua tetapi juga di seluruh Indonesia. Karena meskipun mereka ditugaskan di luar tetapi keluarganya ada di sini,” kata Murad.

Wiwit, salah satu warga yang tinggal di daerah tersebut mengaku senang dengan adanya pasar daging murah tersebut. Menurutnya, harga dagingnya sangat murah, berbeda jauh dengan harga yang ada di pasaran saat ini.

“Harganya murah, kalau di pasar sekarang masih mahal, sekitar Rp 100 ribu per kilo,” kata Wiwit.

Dia berharap, pasar daging murah bisa terus dilakukan sehingga masyarakat kecil mampu membeli daging, khususnya menjelang hari Lebaran. “Kalau bisa setiap tahun diadain pasar murah, dan kalau bisa juga jangan cuma daging tapi sembako,” kata Wiwit.

PT Impexindo Pramata merupakan salah satu perusahaan yang diberikan tugas oleh Kementerian Perdagangan untuk mengimpor daging. Tujuannya yaitu agar daging dijual dengan harga murah sehingga dapat menekan harga jual daging menjadi Rp 80 ribu  rupiah per kilogram. Mereka pun menyediakan daging sekitar 3 ribu ton untuk jangka waktu hingga hari Raya Idul Fitri.  ro/P-5

( koran-jakarta.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here