Bupati Bogor Nurhayanti: Kita Akan Bekerja All Out

123
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Bupati Bogor Nurhayanti memerintahkan Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ), Dinas Kesehatan serta Dinas Bina Marga dan Pengairan, dapat bekerja all out saat menghadapi gelombang arus mudik Idul Fitri 1437 H.

Hal itu dia ungkapkan kemarin (29/6/2016) saat memimpin rapat koordinasi persiapan Hari Raya Idul Fitri 1437 H di ruang serbaguna 1, kompleks Pemkab Bogor, Cibinong.

Rapat tersebut juga dihadiri sejumlah unsur pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda), di antaranya, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi; Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto; Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong, Lumumba Tambunan; Komandan Kodim 0621, Letkol (czi) Dwi Bima; dan beberapa unsur pimpinan wilayah lainnya.

Yanti -sapaan Nurhayanti- mengatakan, pihaknya telah membangun beberapa pos pengamanan dan pos kesehatan di jalur-jalur rawan kemacetan. Selain diisi para petugas terkait, petugas yang berjaga di pos pengamanan itu juga mendapat bantuan personel dari Palang Merah Indonesia, Palang Merah Remaja dan Pramuka.

“Pasca-Hari Raya Idul Fitri banyak wisatawan yang berkunjung ke objek wisata sehingga akan menimbulkan dan koordinasi dengan polres, DLLAJ, dan Satpol PP,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Yanti mendesak Dinas Bina Marga dan Pengairan segera melakukan perbaikan jalan yang rusak. Mengingat, sejumlah ruas jalan di beberapa akses jalur mudik masih rusak parah.

”Kalau selesai lelangnya, segera kerjakan. Jangan ditunda-tunda lagi,” tuturnya.

Di sektor kesehatan, Yanti meminta agar setiap rumah sakit dan puskesmas membuka pelayanan kepada masyarakat dalam 1 x 24 jam terhitung H-7 sampai dengan H+10.

“Tenaga kesehatan juga harus siaga. Mobil ambulans terus standby untuk membantu petugas pengamanan yang disiagakan di pospam yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Terlebih lagi, sambung dia, umumnya masa libur panjang kerap dimanfaatkan oknumoknum tidak bertanggung jawab dalam melancarkan aksi kriminalnya.

“Tahun ini terindikasi tingkat kriminal akan meningkat. Karena itu harus lebih siaga,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Aryo Seto menyampaikan, mulai 30 Juni nanti atau H-7 Lebaran, pihaknya akan menggelar pasukan tanda dimulainya Operasi Ramadniya yang akan dipusatkan di Lapangan Tegar Beriman.

“Operasi Ramadniya ini akan melibatkan personel TNI, Polri, DLLAJ, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Dalam Ops Ramadniya tahun ini di Polres Bogor terdapat 19 titik Pospam, satu posko utama yang ada di polres dan satu posyan (pos pelayanan) yang ada di Simpang Gadog.

“Kami akan melibatkan sekitar 1.350 personel dan akan diberikan buku saku atau panduan selama pelaksanaan Operasi Ramadniya 2016,” ujarnya.

(azi/pojokjabar.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here