Agria Ajak Anak Yatim Menginap di Hotel

119
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Manajemen Agria Gino Feruci Hotel mengajak 100 anak yatim untuk menginap di hotel dengan layanan komplit dan prima. Acara yang dikemas dengan “Berbagi untuk Ramadan Lebih Indah Bersama 100 Anak Yatim Kota Bogor” diselenggarakan Senin (27/6) lalu.

Senior Sales Manager Agria Gino Feruci Hotel Putri Dewinta mengatakan, acara merupakan bentuk rasa syukur atas keberlangsungan hotel yang sebentar lagi menginjak umur ke satu. Selain menginap, 100 anak yatim tersebut mengikuti buka bersama dan mendapat santunan. Kegiatan sosial ini turut dimeriahkan hiburan akustic dan acapella.

“Kegiatan ini juga sebagai grand opening Tremonti Skylounge kami,” ujar Putri kepada INILAH, Rabu (29/6).

Putri menyatakan, hotel bintang 3 ini bisa menjadi hotel lebih baik dan lebih maju. Diakuinya, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pendekatan kepada masyarakat sekitar. “Kalau melihat peluang cukup besar karena di daerah Tajur belum ada competitor. Apalagi kami ditunjang tempat seperti Tremonti Skylounge,” bebernya.

Putri mengaku senang mendapat respons positif dari masyarakat yang cukup puas atas layanan Agria Gino Feruci Hotel. Terlebih pengunjung dapat menikmati dataran Kota Bogor dari Tremonti Skylounge.

“Anak-anak ikut tarawih dan buka puasa di Tremonti Skylounge. Umumnya para anak mengatakan tempatnya bagus dan nyaman,” ujar Putri.

General Manager Agria Gino Feruci Hotel Ali Reza Agusta menambahkan, acara bukan sekadar berbagi, tetapi ingin mengajak para anak yatim mempunyai kenangan menginap di kamar hotel dan fasilitas Tremonti Skylounge yang berada di lantai 7.

“Di Tremonti Skylounge, kita dapat memanjakan mata dengan pemandangan alam. Kita bisa melihat langsung Gunung Gede, Gunung Pangrango, dan Gunung Salak. Ada juga setting suasana yang mendukung menggunakan patromak dan lampu kecil sebagai penghias sehingga jadi spot bagus untuk berfoto,” jelasnya. (dey)

( inilahkoran.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here