Wakil Walikota Depok, Maksimalkan Program KB

82
0
SHARE

BHARATANEWS.ID – Pemerintah Indonesia dalam upayanya menekan peningkatan jumlah penduduk di wilayahnya sampai dengan saat ini terus gencar mancanangkan program Keluarga Berencana (KB) ke seluruh kota dengan harapan Indonesia dapat terhindar dari adanya ledakan jumlah penduduk yang berdampak kepada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut ternyata direspon positif oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna yang mengaku akan berupaya dengan maksimal menjalankan program tersebut di wilayahnya dengan harapan dapat membantu pemerintah pusat mewujudkan Indonesia yang makmur dan sejahtera. Selain daripada itu, program tersebut ditujukan juga untuk menekan pertumbuhan jumlah penduduk di kotanya yang kini sudah menembus 2 juta jiwa.

Dari penjelasannya bahwa di wilayah kota Depok hingga kini persentase pertumbuhan penduduk sudah mencapai 2,3 persen setiap tahunnya sehingga berdampak dan mempengaruhi perekonomian dan tingkat kesehatan kota. Maka daripada itu dirinya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar dapat berpartisipasi bekerjasama untuk mengintensifkan program KB di kota Depok.

“Pertumbuhan angka kelahiran di Kota Depok mencapai 2,3 persen dalam setiap tahun. Tentu hal tersebut berpengaruh dalam beberapa aspek di masyarakat, diantaranya adalah ekonomi dan kesehatan,” ujar Pardi pada acara penyuluhan KB Kesehatan di Aula lantai 1 Gedung Balaikota Depok, beberapa hari lalu.

Pradi menjelaskan dampak yang dtimbulkan akibat tidak terkendalinya jumlah penduduk di kota yang diantaranya berkurangnya daya serapan tenaga kerja yang ada di kota sehingga mengakibatkan menurunnya jumlah pendapatan masyarakat dan mempengaruhi kesejahteraan. Selain daripada itu pelayanan kesehatan pun juga menjadi imbas dari hal tersebut sehingga terkendala di dalam penerapannya.

“Angka kelahiran saat ini sudah mencapai 2,3 persen per tahunnya, sementara itu pertumbuhan penduduk terus bergerak mencapai empay persen per tahunnya. Ini merupakan selisih yang lumayan cukup jauh dimana kita semuanya harus bisa menyikapinya dengan baik,” paparnya.

Peningkatan jumlah penduduk yang dipengaruhi oleh kelahiran juga disebabkan oleh adanya urbanisasi dari daerah ke kota Depok sehingga perekonomian kota dan kesejahteraan masyarakatnya masih belum terwujudkan dengan maksimal. “Adanya urbanisasi memang berpengaruh terhadap pertumbuhan penduduk, namun pemerintah tetap tidak bisa membatasi atau bahkan menghentikannya,” kata dia.

Maka daripada itu, guna memaksimalkan program KB di wilayah kota Depok, Pradi pun turut mengajak serta sejumlah pihak terkait seperti TNI, Polri dan ASN agar bersama sama mendukung jalannya program KB agar dapat berjalan dengan baik dan maksimal sehingga program yang digalakkan sukses. (hariandepok.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here