Jenderal TNI Gatot Nurmantyo: Kekayaan Alam Indonesia Jadi Incaran Negara Asing

5533
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan pembekalan kepada 1.940 peserta Apel Mitra Informasi Garuda Sewasana, di Gedung Braja Mustika Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/5).

Dalam apel yang mengangkat tema ‘memahami ancaman, menyadari jati diri sebagai modal membangun bangsa pemenang’ ini, Jenderal TNI Gatot menyampaikan bahwa kekayaan alam Indonesia saat ini menjadi incaran negara asing.

Menurutnya, kandungan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia sudah disadari para Presiden Indonesia, di antaranya Presiden pertama Soekarno yang mengatakan bahwa kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara-negara di dunia.

Hal ini juga yang dikatakan Presiden Jokowi pada saat dilantik di Senayan. Kekayaan sumber daya alam justru dapat menjadi petaka.

“Itu semua, sekarang sudah menjadi kenyataan. Dengan demikian, maka kita harus waspada dengan kekayaan alam yang kita miliki karena menjadi bahan rebutan negara-negara asing,” kata Jenderal TNI Gatot, dalam siaran persnya kepada JITUNEWS.COM, Minggu (29/5).

Jenderal TNI Gatot  juga menyampaikan, seiring dengan lonjakan penduduk dunia yang berkembang begitu pesat dan jumlahnya sudah melebihi kapasitas ideal, maka logikanya pertambahan pendudukan itu juga memerlukan pasokan pangan, air dan energi untuk menompang hidupnya. Hal inilah yang akan memicu konflik antar negara.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memprediksi bahwa energi akan habis pada tahun 2043, kondisi tersebut memicu perang untuk mengambil alih energi negara-negara yang berada di garis ekuator, salah satunya yang dilirik adalah Indonesia.

“Ke depan, energi itu bisa digantikan dengan hayati dan kekayaan alam hayati ada di negara ekuator, terutama di Indonesia. Maka Indonesia akan menjadi lumbung pangan, air sekaligus juga lumbung pengganti energi hayati,” tutur Jenderal TNI Gatot .

Mengakhiri pembekalannya, Jenderal TNI Gatot pun menegaskan, bahwa ke depan kekayaan Indonesia benar-benar menjadi ajang rebutan negara luar/negara asing untuk menguasai dan memiliki dengan berbagai cara dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup warga negaranya.

“Oleh sebab itu perang ke depan adalah perang pangan, air dan energi di istilahkan perang ekonomi dan lokasinya di Indonesia, inilah ancaman bangsa Indonesia,” pungkas Jenderal TNI Gatot .(jitunews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here