Gas 3kg Langka di Sukabumi, Pengusaha Jadi Penyebabnya

83
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | SUKABUMI – Kelangkaan gas elpiji tiga kilogram di Sukabumi Jawa Barat kian meluas beberapa pekan terakhir. Ditengarai, langkanya ‘si melon’ selain karena terbatasnya pasokan, juga karena banyak kalangan pengusaha yang menggunakan gas yang awalnya diperuntukan bagi warga kurang mampu ini

“Langkanya gas tiga kilogram di Sukabumi lantaran belum adanya penambahan kuota. Padahal kebutuhan akan gas di Sukabumi setiap tahunnya terus bertambah,” Ketua Hiswana Migas Sukabumi, Yudha Sukmagara.

Yudha menegaskan perlu adanya penambahan kuota dari pemerintah pusat agar gas tiga kilogram tidak menjadi langka di Sukabumi.

“Pendataan yang benar dari pemerintah daerah juga sangat diperlukan untuk mengajukan penambahan. Kami  hanya sebagai pendistribusi. Termasuk pengawasan ketat terkait gas tiga kilogram di lapangan,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sukabumi, Asep Jafar membenarkan bahwa saat ini dari segi kuota tidak ada pengurangan elpiji tiga kilogram. Dari hasil pengawasan di lapangan, kata Asep, memang diindikasikan beberapa pelaku usaha menggunakan si melon yang seharusnya memakai gas non subsidi yang membuat gas 3 kg langka.

“Hasil sidak beberapa waktu lalu, gas tiga kilogram yang diperuntukan untuk masyarakat miskin dipakai untuk usaha. Sehingga pasokan ke masyarakat jumlahnya sedikit. Makanya kami akan menyidak dan memberikan sanksi apabila ada pelaku usaha menggunakan gas elpiji tiga kilogramnya,” tegasnya.

Dari pengamatan di lapangan, di beberapa kecamatan si melon sulit didapatkan. Akibatnya, sejumlah warga kelimpungan hingga mencari gas elpiji ke kecamatan lainnya. Bahkan beberapa di antaranya sementara waktu membeli makanan sudah jadi untuk makanan sehari-hari lantaran ketiadaan gas elpiji. (sule/mb/postkotanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here