PTUN Bandung Putuskan 3 SK IPLC Sudah Tidak Berlaku

121
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BANDUNG – Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Nelvi Christin menyatakan, tiga surat Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC) Pemerintah Kabupaten Sumedang di PT Kahatex, PT Five Star Textile Indonesia dan PT Insan Sandang Internusa segera dicabut.

Putusan tersebut sekaligus memenangkan gugatan Koalisi Melawan Limbah. Mereka menggugat tiga SK IPLC diantaranya, Surat Keputusan Bupati Sumedang nomor 660.31/Kep.509-IPLC/2014 tentang Izin Pembuangan Limbah Cair ke Sungai Cikijing, Desa Cisempur, Kecamatan Sumedang kepada PT. Kahatex.

Surat Keputusan Bupati Sumedang Nomor 660.31/Kep.784-IPLC/2014 tertanggal 30 Januari 2014 tentang Izin Pembuangan Limbah Cair ke Sungai Cikijing di Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang kepada PT Five Star Textile Indonesia.

Dan Surat Keputusan Bupati Sumedang Nomor 660.31/Kep.198-IPLC/2013 tertanggal 22 April 2013 tentang Izin Pembuangan Limbah Cair ke Sungai Cikijing di Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang Kepada PT Insan Sandang Internusa.

Nelvi menyatakan, surat yang diajukan oleh para tergugat terkait pembuangan limbah tidak mendalam hingga penanganan dampak lingkungan, hewan dan kesehatan saat limbah tersebut masuk ke lingkungan masyarakat.

“Pengajuan izin yang diajukan, tidak terdapat dokumen tersendiri untuk penanganan terkait limbah cair. Selain itu, hanya terdapat analisis mengenai penanganan limbah cair,” tegas Nelvi saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (24/5/2016).

Sebab itu, Nelvi menyatakan ketiga tergugat untuk segera mencabut surat ijin tersebut pascaputusan bernomor 178/G/2015/PTUN-BDG itu ditetapkan.

“Mewajibkan ketiga tergugat mencabut surat tersebut dan diwajibkam membayar uang pengganti secara tanggung renteng sebesar Rp11 juta,” tegasnya.

(Adi/Yun/fokusjabar.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here