Jelang Ramadan, Pemkot Depok Akan Kendalikan Laju Inflasi

93
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Jelang bulan Ramadan, Pemkot Depok berupaya menekan laju inflasi. Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengatakan, inflasi terjadi karena tidak ada keserasian antara laju pertambahan uang dan tingkat pertumbuhan barang dan jasa.

“Apabila jumlah uang beredar meningkat, sedangkan produksi barang dan jasa tetap, akan mendorong terjadinya inflasi,” kata dia dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Depok di Aula Lantai Lima Balaikota Depok, Jawa Barat, Selasa (24/5).

Pradi memaparkan, upaya Pemkot Depok menekan inflasi yakni melakukan intervensi melalui kegiatan pasar murah dan operasi pasar. “Hal ini berpengaruh signifikan terhadap pengendalian harga yang dapat dikoordinir Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga,” tutur Pradi.

Lebih lanjut dipaparkan dia, Pemkot Depok juga berupaya menaikkan hasil produksi serta memberi bantuan bibit tanaman padi, cabai. Selain itu, penyuluhan kepada para petani dan peternak khususnya ikan konsumsi.

Pemkot Depok juga berupaya melakukan pengawasan harga dan distribusi barang. “Ini bertujuan agar tidak terjadi kenaikan harga. Hal ini seperti yang dilakukan pemerintah dalam menetapkan harga eceran tertinggi,” ujar Pradi.

Pradi mengatakan, pengendalian inflasi memerlukan kerja sama dan koordinasi lintas instansi, yakni Bank Indonesia dengan pemerintah. “Semoga dengan sinkronisasi kebijakan tersebut, laju inflasi dapat dikendalikan yang pada gilirannya mendukung kesejahteraan masyarakat,” harap Pradi.

Sementara Asisten Ekbangsos Pemkot Depok Eka Bachtiar mengatakan, kegiatan ini sebagai evaluasi TPID selama tahun 2015. Rakor ini juga untuk mengidentifikasi masalah serta mencari solusi terkait masalah inflasi, serta merumuskan kebijakan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1437 Hijriah. (beritasatu.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here