Urgensi Transportasi Desa di Kabupaten Bogor

85
SHARE

BHARATANEWS.ID – Daripada menunggu angkutan kota (angkot) masuk ke sejumlah desa di Tanjungsari, Kabupaten Bogor yang belum jelas kabarnya. Pengadaan trasportasi desa (trandes) diharapkan mampu menjawab keinginan warga.

“Infonya ada pengadaan tranportasi desa. Semoga bisa cepat terealisasi,”ujar Ujang (39) warga RT02/04 Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kamis (19/05/2016).

Menurut tokoh masyarakat Desa Antajaya itu, kebutuhan warga Tanjungsari akan angkutan masal sudah sangat urgen. Apalagi warga nekat naik ke atap mobil hanya demi sampai ke tempat tujuan.

“Angkutan umum itu sudah jadi kebutuhan primer warga pedalaman. Sehingga pemerintah harus sebisa mungkin memberikan fasilitas trasportasi yang aman dan nyaman bagi kami,”tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Trayek Angkutan dan Terminal pada Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor, Dudi Rukmayadi mengatakan, pemkab memiliki program trasportasi desa yang dianggarkan Rp3 miliar.

Nantinya transportasi ini akan menyasar daerah tertinggal yang ada di kabupaten bogor.

“Tahun ini ada program trandes. Anggarannya Rp3 miliar yang akan di sebar di sejumlah wilayah pedalaman dan tertinggal di Kabupaten Bogor, termasuk kecamatan tanjungsari,” jelasnya.

Untuk diketahui, warga kecamatan Tanjungsari belum memiliki moda trasportasi masal umum. Warga masih menggunakan angkutan bak terbuka dan nekat naik atap mobil. Sementara itu pelajar di kecamatan paling timur Kabupaten Bogor itu masih berjalan kaki menuju sekolahnya. (pojoksatu.id)