Siswa SMP Pacul Kemaluan Eno Setelah Ditolak ML Habis Ciuman

192
0
SHARE

BHARATANEWS.ID – Rahmat Alim (15) siswa SMP pelaku pembunuhan sadis Eno Parihah, karyawati PT Polyta Global Mandiri, mengaku sempat bercumbu dengan korban sebelum menghabisi nyawanya.

Tersangka akhirnya menghabisi nyawa Eno dibantu rekan-rekannya, setelah korban menolak diajak bercinta saat mereka tengah bercumbu. Rahmat dibantu Rakhmat alias Dayat dan Imam Pariadi alias Bogel.

Versi pengakuan dari tersangka Rahmat, seusai pertemuan, mereka berdua sempat berciuman. Namun, saat ingin menyetubuhi korban, spontan hal itu ditolak oleh korban. Rahmat pun kesal keluar dari kamar korban dan mengadu ke rekan-rekannya.

Saat keluar dari ruangan, Rahmat bertemu dengan dua orang, yakni Dayat dan Imam Pariadi. Rahmat kemudian mengajak dua orang itu ke kamar Eno.

Saat di kamar Eno, IP langsung membekap wajah korban dengan bantal. Sedangkan Rahmat mencari pisau di dapur tetapi tidak ada, hingga dia menemukan cangkul di luar kamar Eno. .

Di kamar Eno, IP masih membekap wajah korban dengan bantal. Sementara itu, Dayat memegang kaki korban. Mereka pun kemudian menyiksa Eno hingga berlumuran daran.

Tersangka Dayat dan IP akhirnya keluar kamar karena jijik melihat kondisi korban berlumuran darah. Namun, Rahmat kembali untuk memastikan korban sudah mati atau tidak.

Melihat korban masih bernapas, Rahmat yang masih kesal dengan perlakuan korban yang menolak untuk diajak berhubungan intim langsung menggigit payudara korban kiri hingga membekas.

Siswa SMP itu pun akhirnya memasukan gagang cangkul sepanjang 80 cm yang ditemukannya ke dalam kemaluan korban hingga tewas. Ketiga tersangka kini sudah berada dalam penahanan pihak kepolisian.(rimanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here