Wanita Australia Ini Pulang dengan Darah Segar Mengalir dari Wajah Setelah Perawatan Laser

117
SHARE

BHARATANEWS.ID | BEAUTY – Darah menetes dari wajah Niki Richarson saat ia berjalan pulang dari Mornington Peninsula,Victoria Australia. Dia tak bisa berbuat apa-apa dengan hal tersebut.

Richardson baru saja pulang setelah melakukan ‘erbium laserresurfacing’ di klinik kulit setempat. Dia pulang dengan darah segar yang mengalir dari pori-porinya. Kulitnya juga meradang dan ada memar di bawah matanya.

Dikutip dari laman Asiaone, Jumat (13/5) prosedur laser yang invasif adalah proeses yang dilakukan untuk mengurangi munculnya bekas luka di wajahnya, tetapi hasilnya justru terbukti sebaliknya.

Dua minggu sebelum pengobatan, Richardson melakukan konsultasi dengan praktisi laser serta seorang wanita yang diketahui adalah seorang dokter umum di klinik. Dia kemudian mendapatkan resep obat penghilang rasa sakit yang disebut Penthrox. Obat ini digunakan selama prosedur dan diminta dia memakai krim pemutih dua minggu sebelum prosedur itu dilakukan.

Ternyata prosedur itu adalah ‘mimpi buruk’ bagi Richardsion. “Itu menyiksa saya. Saya terkejut ketika prosedur berlangsung. Ada logam yang menutup area mata saya, dan terapis bertanya apakah aku bisa merasakan darah mengalir ke mata saya,” kata Richardson.

Dia kemudian mengatakan kepada terapis itu kalau dirinya tak bisa merasakan apa yang ditanyakan oleh sang terapis karena rasa yang sangat sakit. “Aku hanya bisa merasakannya muncrat di lengan saya,” ujar Richardson.

Lumps and Bumps Skin Clinic adalah klinik yang bertanggung jawab untuk perawatan Richardson. Sejak kejadian itu, klinik berpindah dari Mornington Peninsula ke Canberra. Mereka juga menghapus ulasan Richardson dari halaman Facebook mereka.

Dalam pernyataan yang dirilis, Rabu (11/5), Lumps and Bumps Skin Clinic membantah melakukan kesalahan. Mereka menyatakan bahwa foto-foto Richardson serta ulasannya terlihat mengerikan bagi orang awam tapi itu menunjukkan proses penyembuhan normal setelah pengobatan agresif.

Richardson ternyata bukan satu-satunya wanita yang tidak puas dengan Lumps and Bumps Skin Clinic. Setelah ‘go punblic’ dengan ceritanya, Richardson mengatakan ia telah dihubungi oleh beberapa wanita yang juga memiliki pengalaman yang sama. (asiaones/tribunnews.com)