Tim Thomas Indonesia Tak Ingin Ulangi Kesalahan

76
0
SHARE

BHARATANEWS.ID — Tim Thomas Indonesia tak ingin mengulangi kesalahan seperti di Piala Thomas 2014. Kala itu putra-putra Indonesia datang ke New Delhi, India, dengan keyakinan dapat membawa pulang Piala Thomas kembali ke Ibu Pertiwi.

Dengan amunisi terkuat yang diisi pemain-pemain top dunia yang tengah menanjak prestasinya seperti Tommy Sugiarto, Simon Santoso, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Angga Pratama/Rian Agung Saputro, Tim Thomas Indonesia memang layak untuk diperhitungkan.

Namun, kenyataan pahit harus diterima Indonesia saat ditekuk tim Thomas Malaysia yang tak dijagokan pada di babak semifinal dengan skor 0-3. Poin pertama direbut Lee Chong Wei dari Tommy Sugiarto dengan skor 19-21 dan 13-21.

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang menjadi andalan untuk menyumbang angka, juga tak kuasa menahan laju pasangan Hoon Tien How/Tan Boon Heong, 19-21, 21-8, 21-23. Bermain dalam tekanan karena tim Indonesia sudah tertinggal 0-2, Dionysius Hayom Rumbaka akhirnya menyerah dari Chong Wei Feng, 10-21, 17-21.

“Percaya diri itu boleh, tetapi tidak boleh berlebihan, karena bisa menjadi bumerang untuk kami,” ujar Kapten Tim Thomas 2014 dan 2016, Hendra Setiawan, seperti dilansirBadmintonindonesia.org, Sabtu (14/5/2016).

“Memang rasanya kecewa dan sedih sekali kalau ingat kekalahan di Piala Thomas 2014. Tetapi kami banyak belajar dari sana dan kami bisa sukses di Kualifikasi Piala Thomas 2016 kemarin,” tutur pemain tunggal putra, Ihsan Maulana Mustofa.

Apa yang disebutkan Ihsan memang benar adanya. Tim Thomas telah berkaca dari kesalahan sebelumnya dan harus membuktikan mereka mampu mengatasi lawan-lawan hingga akhirnya dinobatkan menjadi tim putra terkuat di Asia dengan menggondol gelar Asia Team Championships 2016.(harianjogja.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here