Foto Duduki Patung Pahlawan, Kacung Marijan Tak Setuju 4 Pemuda Dipolisikan

113
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Gambar empat anak muda duduk di kepala patung Pahlawan Revolusi menyebar di dunia maya. Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, Kacung Marijan, prihatin dengan kelakuan mereka.

Meski begitu, Kacung Marijan mengatakan saat ini banyak gambar di dunia maya yang hasil rekayasa. Karenanya, harus dibuktikan dulu kebenaran gambar itu.

“Bila memang foto-foto itu benar atau bukan rekayasa maka ini membuktikan apa yang dilakukan adik-adik itu (menunjukkan) kurang paham apa yang dilakujkannya (salah),” ujarnya kepada PoskotaNews.Com, Sabtu (7/5/2016).

Menurutnya, Pahlawan Revolusi adalah tokoh yang harus dihormati. Pembuatan patung itu pun sebagai tanda penghormatan negara pada mereka.

“Karenanya, (ada yang menginjak patung) semakin memeperkuat (alasan) pendidikan kita masih kurang dalam mengajarkan sejarah bangsanya,” sambung Ketua Satgas Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini.

Namun, mantan Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah ini menolak kasus anak-anak muda itu dibawa ke ranah hukum. Alasannya, ulah mereka adalah tanggung jawab semua pihak.

“Saya tak setuju bila anak-anak muda ini dipernjarakan karena penjara bukan pendidikan yang baik buat mereka,” katanya. “Mereka tanggung jawab guru dan orangtua. Anak-anak muda ini harus diberi pemahaman soal sejarah, soal para tokoh (pahlawan yang patungnya diinjak).”

Dalam gambar yang menyebar di facebook, empat anak muda berfoto bersama empat rekannya. Mengambil tempat di kawasan Patung Sujono, mereka menduduki kepala Patung Pahlawan Revolusi dengan bagian kaki ada di pundak patung. Gambar yang menghina ini menjadi sorotan tajam facebooker.  (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here