Macet Luar Biasa, Kendaraan arah Puncak Ditutup Hingga Pukul 20.00

101
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Bramastyo Priaji SIK melakukan rekayasa lalulintas di Puncak Bogor jelang sore hari Jumat (6/5).

Rekayasa yang dilakukan sejak pukul 14.30 WIB ini, untuk mengurai kemacetan di Jalur Cuawi -Puncak, Ciawi Sukabumi.

Pengaturan jalur dilakukan, dengan melihat kondisi kepadatan di gerbang tol (GT) Ciawi.
Dengan pemberlakuan 8 gate di pintu exit arah selatan, sehbinggatidak nampak antrian kendaraan, karena mobil terus melaju. “Begitu juga yang ke arah Jakarta, dibuka 6 gate, antrian tidak terlihat,”kata AKP Bramastyo.

Sementara di jalur Bogor, Puncak, Sukabumi dan Cianjur (Bopuncur), terlihat hambatan, karena titik pending diberlakukan di Km 46 Tol Jagorawi.

Kondisi ini terlihat karena kendaraan arah Puncak, nampak antri sejauh 1 Km. Sebaliknya arah ke Bogor dan Jakarta lancar dan terlihat kosong.

Titik hambatan kedua terlihat di simpang Megamendung, di mana untuk arah ke atas, antrian sejauh 3 Km. Sebaliknya arah ke bawah, juga nampak antrian sepanjang 3 Km.

Di Pasar Cisarua, kendaraan arah ke atas, menumpuk sejauh 2 Km. Sebaliknya arah ke bawah, mengular kendaraan sejauh 8 Km.

Untuk situasi ini, rekayasa arus lalin diberlakukan One Way atau satu arah ke bawah menuju Bogor dan Jakarta Jakarta.

“Satu arah menuju Jakarta dimulai sejak pukul 14.00 wib sampai dengan pukul 20.00 wib. Untuk kendaraan dari arah Jakarta ke puncak, kami tutup di titik pending Km 46 tol Jagorawi,”tandas AKP Bramastyo.

Ditambahkan, untuk jalur Bogor, Sukabumi, Cianjur (Bocimi), hambatan Pasar Ciawi arah ke Sukabumi, kendaraan antri sejauh 200 meter. Sebaliknya arah ke Jakarta, antrian sejauh 500 meter.

Untuk hambatan di simpang Ratna, arah ke Sukabumi, nampak antrian sepanjang 300 meter. Sebaliknya arah ke Jakarta, antrian terlihat sepanjang 200 meter.

Hambatan juga terlihat di simpang Cikereteg untuk arah ke Sukabumi, antrian sejauh 200 meter. Arus sebaliknya menuju Jakarta, juga terlihat antrian sejauh 300 meter.

“Untuk hambatan di Pasar Caringin arah ke Sukabumi, antrian 200 meter. Sebaliknya arah ke Jakarta, antrian sejauh 200 meter. Anggota Lantas telah melaksanakan pengaturan dan penarikan arus di titik ploting masing-masing, baik di jalur Bopuncur maupun jalur Bocimi,”tandas AKP Bramastyo.  (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here