Polres Inhil Gagalkan Penyelundupan Bawang Merah Asal Myanmar

70
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | PEKANBARU – Polres Indragiri Hilir (Inhil) berhasil menggagalkan penyelundupan bawang merah seberat 700 kilogram asal Myanmar.

“Untuk sementara, polisi baru mengamankan satu orang pelaku berinsial OM. Saat ini masih terus dalam pengembangan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Selasa (3/5/2016).

Guntur mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya penyelundupan bawang melalui jalur darat di wilayah tersebut. Polisi yang menindaklanjuti akhirnya berhasil mengamankan pelaku berinisial OM (35), yang mengendarai mobil dengan nomor polisi BA 8510 SM.

Dari pemeriksaan, pelaku terbukti membawa bawang merah tanpa dokumen resmi yang terbungkus dalam 15 karung.

“Dari penemuan itu, petugas langsung mengamankan pelaku berikut barang bukti untuk diperiksa,” jelasnya.

Sementara, dari pemeriksaan terhadap pelaku, ia mengaku mendapatkan bawang merah itu dari seseorang berinisial Def di Kecamatan Kateman. Sebelum membawa bawang merah tersebut ke Tembilahan, pelaku mengangkutnya menggunakan kapal cepat dari Kateman. Bawang merah itu diduga berasal dari Myanmar dan Pakistan dengan tujuan dipasarkan di Kabupaten Inhil.

Selama ini, upaya penyelundupan bawang merah dari luar negeri ke Riau cukup marak terjadi.
Selain Inhil, wilayah lainnya yang kerap menjadi sasaran pelaku penyelundupan adalah Dumai, Bengkalis, Meranti dan Rokan Hilir.

Bea dan Cukai Kota Dumai menyatakan, sejak Januari 2016 hingga sekarang telah menggagalkan belasan penyelundupan bawang merah dengan total sebelumnya mencapai 236,62 ton.

Penyelundupan bawang impor melanggar UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dan UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Ikan, Hewan dan Tumbuhan serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43 Tahun 2012.

Bawang merah hanya bisa masuk melalui beberapa pelabuhan di Indonesia, yaitu Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Soekarno-Hatta Makassar, Belawan Medan dan pelabuhan bebas di Batam, Bintan dan Tanjung Balai Karimun. (okezone.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here