Janda Kaya Tewas di Tangan Perampok, Harta Digasak

93
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | SERANG  – Hajah Sukesy Hardjo, 78, janda pensiunan Kota Administratif (Kotif) Cilegon (sekarang Kota Cilegon) tewas di tangan perampok yang masuk rumahnya, Selasa (3/5) dinihari. Harta berharga pun digasak perampok.

Korban Hj Sukesy Hardjo ditemukan tergolek di tempat tidur dalam kondisi tangan terikat,  mulut tersumpal  kain mukena dan kaki diilkat sarung bantal. Dari dalam kamar tidur korban, pelaku berhasil membongkar brankas namun polisi belum mengetahui jumlah uang atau barang berharga yang dibawa pelaku.

Diperoleh keterangan, peristiwa perampokan disertai pembunuhan ini terjadi di Jalan RA Kartini, Komplek Ciceri Indah Blok T No 16, Kelurahan Sumur Pecung, Kota Serang. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Evi Vitayani, 51, salah seorang anak korban.

janda

petugas reskrim polres serang tengah melakukan olah tkp, tempat janda kaya ditemukan tewas di kamar tidurnya di Jln. RA. Kartini, Komplek Ciceri Indah Blok T No 16, Kel. Sumur Pecung

Sekitar pukul 03.30 WIB, Evi berniat mengambil air minum yang ada di meja makan. Saat itu Evi melihat pintu dapur dalam keadaan terbuka. Seketika Evi teringat akan ibundanya dan bergegas melihatnya. Ketika masuk kamar, Evi melihat ibundanya dalam kondisi terbujur kaku dengan tubuh terikat.

Ibu rumah tangga ini teriak minta tolong sambil berusaha melepas ikatan di tubuh ibundanya. Dalam keadaan panik, Evi selanjutnya menghubungi sopir bernama Sanara memberitahu kejadian tersebut.

Lapor ke Polisi

Sanara, 49, yang diberitahu ibu majikannya dibunuh, langsung datang ke lokasi dengan ditemani Rohim, 33, petugas satpam setempat. Kejadian itupun selanjutnya dilaporkan ke Mapolres Serang.

Mendapat laporan dari warga, petugas Reskrim Polres Serang segera bergerak mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah barang bukti seperti kain mukena, sarung bantal dan brankas diamankan untuk proses penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan, pelaku diduga masuk lewat pintu dapur setelah memanjat tembon.

AKP Arrizal Samelino, Kepala Satuan Reskrim Polres Serang ketika dikonfirmasi mengatakan masih menyelidiki kasus tewasnya korban. Dari keterangan saksi-saksi dan pemeriksaan lokasi kejadian, korban diduga tewas oleh kawanan perampok yang menyatroni.

“Untuk kerugian akibat kejadian tersebut belum bisa dihitung karena barang-barang yang hilang belum diketahui,” kata Kasat. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here