Setelah Dituding Ahok Ngaco, Ketua BPK Persilakan Institusinya Diaudit

78
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA — Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Harry Azhar Azis, menyatakan siap diaudit kinerja institusinya demi kredibilitas dan transparansinya. Ini juga setelah dituding oleh Gubernur DKI Jakarta Ahok, bahwa BPK ngaco.

“Kami siap (kinerja) diaudit. Tetapi, tentunya, auditor itu memiliki kredibilitas dan bebas nilai (politis) yang berwenang mengaudit BPK,” ujarnya didampingi Kepala Humas Lili, di kantornya,   Senin (2/5).

Dijelaskannya, kinerja BPK sudah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) setiap tahun dengan KAP yang berbeda-beda demi menghindari kolusi korupsi nepotisme (KKN) melalui fit & propher test di Komisi XI DPR RI.

Hasil fit propher test itu, seperti dikatakan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, dimenangkan Wisnu B Soewito & Rekan seperti yang diajukan BPK dan Kementerian Keuangan itu sudah sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Ia berharap KAP Wisnu b Soewito & Rekan agar dapat melakukan pemeriksaan terhadap keuangan BPK secara benar sesuai standar akuntansi pemerintahan dan prinsip-prinsip transparansi serta akuntabilitas.

Karena itulah, Azhar Azis mempersilakan kinerja institusinya diaudit termasuk kepala-kepala daerah yang menilai BPK kacau termasuk Gubernur DKi Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, misalnya.

“Memang banyak pimpinan instansi yang belum memahami hasil audit BPK apalagi jika penilaian BPK seperti Wajar Tanpa Pengecualian (bersih) tetapi kepala daerahnya terlibat korupsi, misalnya. Padahal, keterlibatan korupsi itu tidak terkait hasil laporan melainkan kasus suap, misalkan,” katanya. (Pos Kota)