Merasa Ditipu, Ratusan Jemaah Umroh Segel Kantor Biro Perjalanan

112
SHARE

BHARATANEWS.ID | TANGERANG  – Gagal berangkat ke tanah suci, ratusan calon jemaah umroh menyegel Kantor biro perjalanan GAM di Jalan Suryadharma, Neglasari, Kota Tangerang. Senin (2/5/2016).

Selain menggembok pintu dan mencoret-coret kantor, ratusan calon jamaah umroh tersebut juga melaporkan pemilik travel MA  ke Polres Metro Tangerang. Mereka kesal lantaran biaya perjalanan yang telah dilunaskan itu tak kunjung dikembalikan.

Aksi penggerudukan ke kantor GAM bukanlah kali pertama dilakukan para calon jamaah umroh. Sebelumnya, ratusan calon jamaah umroh dari Jabotabek itu juga melempari kantor biro perjalanan tersebut dengan telor busuk. Meski demikian, pemilik travel tak juga menemui calon jamaah yang gagal diberangkatkan tersebut.

Ny. Santi, salah satu calon jamaah mengatakan, dirinya bersama ratusan jamaah umroh lainnya datang ke kantor GAM untuk meminta biaya perjalanan ke tanah yang telah dibayar sebesar Rp 15 juta dikembalikan. Wanita berusia 38 tahun asal Jakarta itu mengaku dijanjikan pihak GAM akan berangkat ke tanah suci pada Desember 2015 lalu. Namun hingga kini belum ada kejelasan kapan dirinya dan calon jamaah lain akan diberangkatkan.

“Kita disini berharap itikad baik Pak Mahfud untuk datang menemui kami. Kita bicara baik-baik untuk mencari solusi terbaik. Kalau seperti ini Kita mau cari kemana lagi,” katanya.

Usai menyegel kantor GAM, mereka yang sudah terlanjur kesal dan tertipu itu melaporkan Mahfud Abdullah ke Polres Metro Tangerang. Kedatangan para calon jamaah umroh itu diterima langsung Kasatreskrim AKBP Sutarmo.

sentral

Jemaah umroh mendatangi kantor polisi. 

“Mereka datang untuk konsultasi sekaligus membuat laporan dugaan pidana penipuan penggelapan. Saat ini kami tengah dalami kasus tersebut,” kata AKBP Sutarmo.

Lanjut Sutarmo, para calon jamaah umroh itu mengaku telah membayar biaya perjalanan sebesar antara Rp 15-25 juta. Mereka yang melunasi pembayaran dijanjikan pihak GAM akan berangkat pada bulan Desember 2015 lalu dan hingga kini belum juga diberangkatkan ke tanah suci.

“Bulan Desember mereka sudah bandara ternyata tidak juga berangkat. Dijanjikan lagi berangkat bulan Febuari 2016 dan juga tidak berangkat,” kata Kasatreskrim. (Pos Kota)