600 Ribu Anak di Jaksel Tertunda Dapat Kartu Identitas

80
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA  – Harapan sekitar 600.000 anak di Jakarta Selatan untuk bisa memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) terpaksa tertunda. Pasalnya pendistribusian alat percetakan ke puluhan kelurahan tersendat.

Kondisi ini sangat disayangkan para orangtua, karena semula pihak Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jaksel optimis pada awal Mei KIA sudah dapat diterima masyarakat.

“Dua anak saya berusia 5 dan 7 tahun yang tentu saja memang butuh sekali KIA. Karena yang ada sekarang masih akte lahir. Tapi ternyata molor,” keluh Herawati, warga Kebayoran Baru.

Menanggapi hal ini Kasudin Dukcapil Jaksel, Sapto Wibowo mengakui realisasi program KIA di Jaksel diprediksi baru bulan depan atau paling cepat pada minggu ketiga Mei. Hal ini karena pihaknya masih menunggu aplikasi dan blanko KIA dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Selain itu alat percetakan untuk membuat KIA masih terbatas di lima kelurahan yakni Menteng Dalam, Pela Mampang, Pejaten Barat, Pondok Pinang, Pasar Minggu. Itupun aplikasinya harus diinstal dulu. Lainnya baru pendistribusian alat,” kata Sapto.

Ia memperkirakan 600.000 anak di Jaksel yang berusia 0-5 tahun hingga 17 tahun akan menerima KIA sebagai identitas diri, selain akte lahir. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here