Pengedar Upal Dolar Ditangkap, Otak Pelaku Baru Saja Bebas Bersyarat

78
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BEKASI  – Sindikat pengedar uang dolar palsu dibekuk jajaran Unit Keamanan Negara (Kamneg) Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kamis (31/3). Salah satu dari kelompok ini residivis yang menjadi otaknya dan beru saja bebas bersyarat.

Dua tersangka satu orang dikenal residivis bermana Eki dan Toni Krisnandi, 41, warga Jalan Bentengkidul Nomor 45, Warudoyong Sukabumi, Jawa Barat.

Iptu Puji Astuti, Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, mengatakan, awal penangkapan terhadap Toni, berawal informasi dari warga, kalau Eki Wawan menyuruh Toni menjual dan atau mengedarkan uang dolar palsu kepada pemesannya di daerah Bekasi.

“Saat tersangka Toni berada di Pom bensin daerah Bekasi Barat, anggota menangkapnya,” ujar Puji.

Ia mengatakan , saat itu tersangka membawa dua pak uang pecahan dolar nominal 50 dolar namun sebelum uang tersebut diedarkan ke pemesan, Toni tertangkap oleh anggota Buser Kamneg .

upal

Eki merupakan Residivis kasus uang palsu yang masih berstatus bebas bersyarat wajib lapor di LP Banten hingga okt 2019.

Mengaku Mengedarkan

Tersangka sendiri mengaku memiliki dan mengedarkan uang palsu dolar dan rupiah dalam jumlah banyak yang diperoleh dari tersangka Ismet warga asal Pandeglang Banten.

“Para tersangka mengaku mengedarkan uang dolar dan rupiah sejak bulan oktober, mendapat bebas bersyarat dr LP Banten,” ujar Puji.

Polisi menyita 42 lembar pecahan uang kertas rupiah 100.000, 4 lembar pecahan uang kertas 50.000, satu Lak pecahan dolar 5000   USD, 16 Lak pecahan dolar 100 USD, dua Lak mata uang Euro 1000.000 Euro berikut sertifikatnya, empat Lak pecahan dolar 50 USD, dua buah printer, satu buah alat laminator,  scanner, kotak brangkas,  buah mobil Xenia. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here