Pemerintahan Jokowi Belum Miliki Sikap Jelas Soal Penyelesaian HAM

80
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Pemerintah Presiden Jokowi dinilai masih belum memiliki sikap yang jelas terkait penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu.

Hal itu diungkapkan Ketua Setara Institute Hendardi, menanggapi pernyataan Kepala Staf Presiden  Teten Masduki, (di satu media berbahasa asing) terkait penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu. Dalam pernyataannya, argumentasi Teten menunjukkan seolah urusan penyelesaian pelanggaran HAM bukanlah hal utama yang menjadi prioritas Presiden Jokowi.

“Teten mengumpamakan jika perut kenyang maka urusan akan selesai. Sementara jika perut lapar, maka kekacauan akan terjadi. Dengan argumentasi keliru itu, maka atas nama menciptakan kesejahteraan, urusan HAM masa lalu dinegasikan,” tegas Hendardi dalam keterangan tertulisnya pada wartawan di Jakarta, kamis (31/3).

Dua tahun berjalan, semestinya kepemimpinan Jokowi cukup untuk mengambil sikap terkait isu HAM masa lalu.

Di tengah ketidakpercayaan publik pada skema yg digagas oleh Menkopolhukam dan Jaksa Agung dengan membentuk Tim Gabungan unsur-unsur institusi negara yg sebenarnya bagian dari masalah, sebaiknya Jokowi membentuk Komisi Kepresidenan Pengungkapan Kebenaran dan Pemulihan Korban, yang diisi orang-orang yang kredibel, berintegritas, dan teruji pada pembelaan HAM.

“Komisi itu merupakan jawaban atas kebuntuan penyidikan atas kasus pelanggaran HAM,” katanya. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here