Digadang Atasi Kesemrawutan, Pembangunan Terminal Ciawi Menggantung

109
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR  –  Sejak 2009 wacana pembanguan terminial Ciawi didengungkan, namun hingga kini masih menggantung. Tak heran kesemrawutan di perempatan depan Pasar Ciawi  semakin krodit, karena jadi terminal bayangan.

Pembangunan terminal ini digadang untuk atasi kesemrawutan di perempatan Ciawi itu, namun masih wacana tetap wacana. Kini, di kawasan ini  bukan hanya menjadi terminal bayangan angkot, bus APTB dan bus antar kota, tapi juga pedaganga Kaki lima (PKL) yang berebut lahan dengan pejalan kaki. “Ampun! Semrautnya,” gerutu Bagio, pengendara motor, Kamis (31/3/2016).

Sejumlah pengendara hanya bisa mengerutu dan kesal. Sejumlah soir angkot juga mengeluhkan kesemrautan ini. “Kami sering dituding biang kesemarautan, padahal kami hanya menurunkan penumpang. Seharsunjya di kawasan ini dibangunkan terminal,” kata Sfdi, sopir angkot.

Petugas DLLAJ Kabupaten Bogor dan Satlantas Polres Bogor yang biasa bertugas di kawasan ini tak mampu mengatasi kesemrautan ini.

“Susah! Bagaimana tidak, semua angkutan dari Jakarta, Bogor, Puncak dan Sukabumi  singgah di perempatan Ciawi,” ucap Kabid Terminal DLLAJ Kabupaten Bogor Dudi Rukmayadi.

Sementara terminal yang diwacanakan sejak tujuh tahun lalu, lanjutnya hingga kini  tak jelas kelanjutannya. “Padahal keberadaan terminal itu mendesak,” tambahnya.

Menurutnya, rencana pembangunan terminal itu setiap tahun selalu di ajukan hanya belum terealilsasi.  Bahkan pihaknya sudah mempunyai empat titik lokasi yang strategis buat terminal.  “Tapi yang terpenting tercapainya pembangunan harus terealisasi dulu, baru pikirkan hal yang lain,” tuturnya.

Menunggu Perkembangan Tol

Sedangkan Camat Ciawi Agus Manjar mengatakan, renncana pembangunan Terminial Ciawi itu dibatalkan menyusul rencana Pemkot Bogor membangun terminal batas kota di perbatasan Ciawi dengan Kota Bogor.

”Jangan sampai pembangunan Terminal di Ciawi menggantung se­perti Terminial Lala­don  dan Bu­bul­ak yang letaknya berdekatkan dengan tapal batas Kabupaten dan Kota Bogor,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, pem­ba­ngu­nan ter­min­al itu perlu menu­nggu per­kem­bangan dari Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bo­cimi) yang kini tengah dibangun. “Kita khwatir setelah ada jalan tol, nanti terminal itu sepi,” Katanya.

Meskipun sudah ada lokasinya tapi pihaknya belum bisa memberikan pemilihan terhadap rencana pembangunan terminal tersebut, sebab baru sebatas studi kelayakan.

“Pembangunan terminal harus meliputi beberapa faktor, di antaranya dukungan infrastruktur jalan, kegiatan pasar dan lain sebaginya,” tandasnya. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here