13 Kios di Trotoar Lenteng Agung Dibongkar

75
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAGAKARSA  – Memfungsikan kembali trotoar untuk akses pejalan kaki, jajaran Kecamatan Jagakarsa membongkar 13 kios semi permanen yang bercokol di atas saluran dan pedestrian di Jalan Agung II RT 07/07 Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (31/3).

Semula sejumlah pedagang minta tambahan waktu untuk persiapan mencari lokasi lain. Bahkan, sebagian pedagang lainnya menilai pembongkaran terkesan terburu-buru tanpa dialog dari aparat.

“Pak, tolong pembongkaran ditunda karena kami belum dapat tempat baru untuk berdagang. Bantu kamilah supaya bisa jualan di mal dengan sewa murah,” kata Ahmad, pedagang makanan kepada A.Cholik, Wakil Camat Jagakarsa didampingi Sekretaris Camat, Mundari dan Lurah Lenteng Agung, Debby Novianti di lokasi pembongkaran.

Permintaan itu tak digubris. Sekitar 30 Satpol PP dikordinir Pranyoto, Kasatgaspol PP Kecamatan Jagakarsa langsung menyebar untuk menghancurkan belasan kios. Pengamanan dibantu dari Polsek dan Koramil setempat.

Melihat tempat usahanya hancur, pedagang hanya bisa mengelus dada. Pedagang lainnya spontan berteriak meluapkan kejengkelan. “Aparat raja tega. Siapa yang mau kasih makan anak istri saya? Warung makan saya sudah hancur!” katanya.

Sudah Memberi Sosialisasi

A Cholik, Wakil Camat Jagakarsa menjelaskan pihaknya sudah memberi sosialisasi dan surat peringatan kepada para pedagang terkait larangan berjualan di fasilitas umum sesuai Perda No 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum.

“Pedagang sudah berjualan sekitar 5 tahunan dan mereka tahu lokasi ini sebagai area terlarang, namun tetap saja membandel sehingga kami tertibkan,” ujarnya.

Mundari, Sekretaris Camat Jagakarsa menambahkan usai kios rata dengan tanah, puluhan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Lenteng Agung dikerahkan untuk mengeruk sedimentasi lumpur di saluran yang selama ini tertutup kios.

“Mencegah terulangnya serbuan kembali oleh pedagang, lokasi akan kami pasang pot-pot kembang seraya monitoring rutin setiap hari,” pungkasnya. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here