SSA Habiskan Anggaran Rp1 Miliar?

84
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Uji coba penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di seputar Kebun Raya Bogor (KRB) yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada 1 April mendatang, ternyata menelan anggaran yang tidak sedikit.

Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, dana untuk SSA bukan dari APBN, namun dana APBD yang menggunakan pos anggaran di DLLAJ Kota Bogor. Tidak ada dana khusus untuk program tersebut.

Orang nomor satu di Kota Bogor itu menjelaskan, dana dari DLLAJ di antaranya untuk pemasangan rambu lalu lintas, traffic light, water berier, pembangunan infrastruktur dan lainnya. Sehingga dana itu terbagai di beberapa dinas.

“Jadi, dana yang digunakan hanya sebagai pendukung untuk realisasi SSA. Tidak ada dana khusus,” terang Bima usai sosialisasi SSA dengan Organda dan KKSU di Kantor DLLAJ Kota Bogor, kemarin.

Bima menambahkan, proses uji coba SSA tidak memakan biaya banyak. Sebab, semua dana menggunakan anggaran rutin yang ada di setiap dinas. “Dalam penerapan SSA ini hanya melakukan sosialisasi dan pemasangan rambu-rambu, jadi dana yang digunakan cukup yang ada di SKPD,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris DLLAJ Endang Suherman mengatakan, pos anggaran rutin yang ada di DLLAJ sebesar Rp2 miliar setiap tahun. Jadi, untuk SSA mengambil dana dari anggaran rutin tahunan tersebut.

Endang mengakui memang belum ada rincian pasti kebutuhan anggaran yang dikeluarkan untuk SSA. Namun, Endang memperkirakan jika anggaran yang bakal terpakai sebesar Rp1 miliar. “Kemungkinan tergunakan untuk SSA sekitar setengahnya atau seperempatnya,” katanya.

Terkait dana sosialisasi, menurut Endang, dana itu posnya ada di bagian Humas Pemkot Bogor, tidak menyatu dengan dana di DLLAJ. “Kalau untuk sosialisasi, dananya ada di bagian Humas Pemkot, seperti sosialisasi ke media dan lainnya. Kalau di DLLAJ hanya dana untuk rambu-rambu,” jelasnya. (metropolitan.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here