Bima Larang Pejabatnya Bepergian ke Luar Kota

98
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Jelang penerapan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor awal April mendatang, Walikota Bogor Bima Arya melarang setiap kepala dinas yang berkaitan dengan penerapan uji coba SSA berpergian ke luar kota. Hal itu agar mereka (pejabat, red) ikut serta mengawal uji coba tersebut. Menurut Bima, persiapan Program SSA hampir 100 persen. Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih konsen menyosialisasikan program tersebut.

“Saat sosialisasi, saya harap setiap kepala dinas yang berkaitan dengan penerapan SSA jangan bepergian,” ujarnya saat ditemui Metropolitan di Gedung Harmony Yasmin dalam acara ’Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan’, beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, Bima juga mengaku pemkot masih fokus menata para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di jalur alternatif. “Seperti Jalan Sawojajar dan Dewi Sartika masih menjadi perhatian kita. Meski sudah ditata, masih saja ada PKL yang berjualan,” terangnya.

Bima menambahkan, penerapan uji coba SSA ini menelan anggaran Rp1 miliar. Anggaran itu terbagi di beberapa dinas dan paling besar di DLLAJ Kota Bogor. “Untuk rincian anggarannya saya tidak tahu. Tapi, anggaran SSA ini ada di DLLAJ,” paparnya.

Terpisah, Kepala DLLAJ Kota Bogor Achsin Prasetyo mengaku sudah menerima perintah dari walikota agar tak bepergian ke mana pun selama uji coba SSA. Kini ia fokus mematangkan program tersebut. “Jadi, tidak ada waktu pergi keluar kota,” katanya.

Achsin juga menjelaskan, SSA bakal diterapkan secara permanen. Sebelum diresmikan permanen, pihaknya ingin menguji coba konsep tersebut. Ini agar DLLAJ bisa melakukan evaluasi ketika uji coba berlangsung. “Ini bukan soal permanen atau tidak. Kalau SSA ini tidak diuji coba dulu, kita tidak bakal tahu dampaknya seperti apa. SSA ini akan diterapkan selamanya ketika dampak yang ditimbulkan hanya sedikit,” jelasnya. (metropolitan.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here