Apdesi Kabupaten Bekasi Keluhkan Dana Desa Belum Cair

121
SHARE
A money changer holds stacks of Indonesian rupiah notes in Jakarta August 20, 2013. Asian emerging market currencies extended losses on Tuesday, with the rupiah hitting a fresh four year low, as the prospect of a start to a withdrawal of stimulus by the U.S. Federal Reserve kept drawing capital out of the region. REUTERS/Beawiharta (INDONESIA - Tags: BUSINESS)

BHARATANEWS.ID | BEKASI  – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bekasi keluhkan dana desa belum menerima pencairan hingga sekarang.

Berdasarkan informasi dari Kementrian Desa dan Percepatan Daerah Tertinggal, pencairan Dana Desa dilakukan pada Maret 2016 ini.

Ketua I Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bekasi, Ibnu Hajar, mengaku belum menerima pencairan dana tersebut.

“Pencairannya juga rencananya dilakukan dalam 2 tahap. Dan setiap desa masing-masing desa dianggarkan sebesar Rp700 juta dengan alokasi 60-40 persen. Tetapi hingga kini kami belum menerimanya,” ungkapnya.

Apabila Dana Desa itu sudah dapat dicairkan, harapnya penyalurannya tidak diperhambat oleh Pemerintah Daerah karena beberapa waktu lalu, Bupati Bekasi berkomitmen untuk bisa menyalurkannya sesegera mungkin.

“Dengan lambannya proses pencairan dana desa, berdampak terhadap berjalannya program yang sudah disusun di tingkat desa. Dana tersebut, tentunya bisa digunakan baik untuk perbaikan infrastruktur ataupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ibnu juga meminta anggotanya agar bisa mempergunakan Dana Desa itu sesuai dengan peruntukannya berdasarkan arahan dari pemerintah pusat, dimana tidak diperbolehkan untuk pembangunan kantor desa dan hanya diperbolehkan untuk pembangunan infrastruktur seperti irigasi dan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. (Pos Kota)