Mata Bengkak dan Kaki Korengan, Ayah Marshanda akhirnya Dibawa Pulang dari Panti

107
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | CIPAYUNG  – Pengemis yang terjaring razia oleh Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, benar orangtua dari pesinetron Marshanda. Hal tersebut didapat, setelah artis ini menemui Irwan Yusuf di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (28/3).

Menurut Marshanda, ia membawapulang ayahnya dan tinggal bersamanya setelah berpisah sejak delapan tahun lalu. “Tadi waktu ketemu, kondisinya baik-baik saja, kita ngobrol dan tanya gimana keadaannya. Papa juga sehat dan nggak terjadi apa-apa,” katanya, Senin (28/3).

Mantan pesinetron Bidadari ini pun mengaku senang bisa bertemu orangtuanya yang sudah lama tak dilihatnya. Meski ayahnya merupakan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), dan terjaring razia, Marshanda mengaku tidak malu dengan semua itu. “Ada orang yang bilang ke saya ‘sabar ya cha’. Tapi buat aku, sabar buat apa, karena ini bukan sesuatu yang memalukan buat aku,” ujar Cacha.

Janda Ben Kasavani ini pun mengaku ia akan tetap menyayangi sang ayah, atas kondisinya saat ini. “Dimanapun juga, papa tetap papa aku. Aku sayang sama papa. aku menerima dia apa adanya, dan orang-orang terdekat aku tahu itu,” terang Cacha.

Marshanda yang datang bersama kekasihnya Egi John ini juga mengaku, Ia justru menganggap bahwa apa yang terjadi saat ini tidak perlu ditutup-tutupi. Menurutnya, apa yang dialami sang ayah bukanlah sesuatu yang memalukan dan harus ditutupi. “Sekarang yang penting bawa balik papa biar bisa kumpul lagi,” ungkapnya.

DIJEMPUT KELUARGA

Kepala Satuan Penanganan Panti, Danil mengatakan, usai terjaring razia, Irwan Yusuf tinggal di barak bersama 10-15 orang penghuni lain. “Makannya bareng-bareng dengan penghuni yang ada dipanti. Sekarang malah semakin terawat dibandingkan kemarin,” katanya.

Dikatakan Danil, untuk kondisi fisiknya, Irwan Yusuf mengalami mata bengkak yang kemungkinan disebabkan sakit gula. Selain itu, kedua kakinya juga terlihat korengan karena luka yang sebelumnya tak diobati. “Kalau demam, saya belum megang keningnya. Dia (Irwan) juga tidak mau diwawancara,” ungkapnya.

Danil juga menyebut, saat di kunjungi Marshanda, anaknya itu memberikan uang Rp100 ribu, yang diberikan untuk keperluannya saat di panti. “Tadi bapaknya dikasih duit Rp100 ribu. Katanya enggak bisa ngasih banyak karena uang di dompet hanya segitu, sisanya di ATM,” ujar Danil.

Menjelang sore, Irwan Yusuf pun akhirnya meninggalkan Panti dengan dijemput keluarganya. Namun, kepergian ayahanda Marshanda ini tak diketahui awak media lantaran keluarga langsung menjemput didepan pintu barak. “Dari keluarga dia tidak mau ditemui wartawan mungkin tidak siap,” ujar Danil.

Danil menambahkan, Irwan sendiri dijemput kakaknya dan satu iparnya dan langsung dibawa ke rumahnya. Setelah itu, Irwan mau bawa di rumah sakit urusan berobat jalan atau rawat inap. “Yang jelas, permohonan keluarga bilang nggak mau ketemu wartawan, soalnya Pak irwan bilang, dia nggak siap. Mungkin dia malu takut ada omongan apa,” ungkap Danil. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here