Abu Sayyaf Lepas Kapal, 10 ABK Masih Disandera

73
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Kapal tunda Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12 berbendera Indonesia telah dibajak saat berlayar di perairan Filipina.

Pembajak telah melepaskan kapal Brahma 12 dan kini masih dalam pengamanan otoritas Filipina. Sedang kapal Anand 12 beserta 10 anak buah kapal (ABK) masih disandera oleh kelompok yang mengaku Abu Sayyaf.

Menurut kepolisian Filipina, kapal tunda Brahma 12 ditemukan di kota Languyan di provisi Tawi Tawi. Sedangkan kapal tongkang Anand 12 yang membawa sekitar 7.000 ton batu bara masih disandera.

Kementerian luar negeri membenarkan adanya 10 warga Indonesia yang disandera setelah kapal mereka dibajak di perairan Filipina. Menurut pernyataan tertulis juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir, kapal yang dibajak sedang dalam perjalanan dari Sungai Puting, Kalimantan menuju Batangas, Filipina Selatan.

Kapal mulai pelayaran pada 15 Maret dan baru diketahui dibajak saat pemilik kapal menerima telepon dari seseorang yang mengaku anggota kelompok Abu Sayyaf pada Sabtu (26/3) lalu. Mereka meminta uang tebusan demi pembebasan kapal dan para krunya.

Abu Sayyaf adalah kelompok separatis garis keras yang berbasis di kepulauan selatan Filipina. Penculikan dan pemerasan telah menjadi sumber pendapatan bagi kelompok yang diduga didukung oleh Al-Qaeda. Tahun lalu, Abu Sayyaf menculik dua warga Kanada, seorang warga Norwegia dan seorang wanita Filipina di Pulau Samal. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here