Kepala Kanwil Kemenag Sulsel: Pendekatan Mendidik Harus Berubah

63
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | MAKASSAR – Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Abdul Wahid Thahir,  mengatakan bahwa pendekatan dalam mendidik siswa harus berubah, terutama tata cara guru mengajar. “Para pendidik harus berubah tata cara mendidiknya, terutama guru. Mereka harus mengubah metode pembelajarannya lebih up to date, seiring dengan perkembangan zaman, lebih beroreintasi siswa,” ujarnya di hadapan 91 peserta pelatihan untuk pelatih  pembelajaran USAID PRIORITAS di Hotel M. Regency (26 Maret 2016).

Dia juga mengatakan tata cara mengajar yang baru dengan metode yang lebih berorientasi siswa yang dilatihkan USAID PRIORITAS telah membuat banyak madrasah sekarang sejajar mutunya dengan sekolah-sekolah umum. “Dengan masuknya bantuan teknis USAID PRIORITAS, madrasah banyak terbantu dalam meningkatkan mutunya sehingga memperoleh banyak prestasi. Hal ini mengakibatkan animo besar dari masyarakat untuk menyekolahkan siswanya ke madrasah,” ujarnya.

Jamaruddin, Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan, pada saat yang sama di hadapa peserta juga mengatakan bahwa saatnya para guru menguasai metode-metode menjadi fasilitator yang baik. “Saat ini yang dibutuhkan adalah guru yang menguasi teknik-teknik menjadi fasilitator, seperti memfasilitasi pelatihan disini,” ujarnya.

Dalam sesi pembukaan pelatihan tersebut, juga terjadi tanya jawab antara peserta. Para peserta menyatakan bahwa pendekatan pembelajaran aktif yang dilaksanakan USAID PRIORITAS telah membuat siswa menjadi lebih berani dan kreatif. “Kami merasakan bahwa siswa-siswa kini menjadi lebih berani mengungkapkan pendapat dan lebih mampu menuangkan ide-idenya secara kreatif dalam karya siswa,” ujar ibu Maskuti dari SMP 2 Mappakasungu Takalar.

“Penilaian siswa memang sekarang ini tidak lagi terlalu pada tingkat kognitif atau pengetahuan, tetapi juga afektif yaitu karakter dan prilaku siswa,” ujar kepala kemenag Sulsel.

Pelatihan pembelajaran ini dilakukan selama empat hari (27-30 Maret). 91 pendidik SMP/MTs  yang dilatih merupakan fasilitator daerah yang berasal dari 7 kabupaten/kota yaitu Bone, Takalar, Toraja, Parepare, Makassar, Pangkep, dan Enrekang. Diharapkan mereka setelah kembali, melatih guru-guru di daerah masing-masing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here