BIMA ARYA TIDAK SIAP MAJU PILGUB DKI 2017

74
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | Nama Walikota Bogor, Bima Arya masuk radar Partai Amanat Nasional selain Bupati Brojonegoro, Suyoto dan anggota DPR Desi Ratnasari untuk menjadi calon gubernur DKI Jakarta.

PAN sendiri akan menggunakan metode survei dalam menentukan nama yang akan diusung dalam Pilkada DKI 2017 nanti. Hal itu termasuk dalam pembahasan dalam Rapimnas PAN, kemarin (Minggu, 27/3) di Jakarta.

Bima Arya tak menampik dalam Rapimnas PAN kemarin dibahas kader-kader yang dianggap bisa menandingi elektabilitas incumbent Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sejauh ini, beber Bima, PAN belum dapat memastikan peta politik dalam enam bulan mendatang.

“Semua serba dinamis dan sekarang saya kira PAN menyiapkan untuk segala skenario politik. PAN memiliki kader-kader yang bisa didorong untuk berkompetisi denganincumbent,” kata Bima.

Disinggung soal namanya yang disebut sebagai salah satu cagub DKI oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, Bima mengaku masih ingin fokus menyelesaikan tugas sebagai walikota Bogor.

“Belum terpikir untuk ke Jakarta. Walaupun disebut oleh ketua umum sebagai salah satu alternatif nama, tapi saya kira dengan segala hormat, saya masih ingin tetap fokus di Bogor,” tegasnya.

Ia justru mendorong Suyoto untuk diusung PAN menjadi DKI 1. Menurut Bima, Suyoto memiliki pengalaman luar biasa banyak dan telah dua periode menjabat bupati.

“Kalau saya kan baru dua tahun di kota Bogor, masih banyak janji-janji yang harus ditunaikan dulu di Bogor,” imbuhnya.

Bahkan, menurut Bima, kesuksesan Suyoto membangun Bojonegoro juga tidak kalah dengan Jokowi ketika menjabat walikota Solo.

“Jadi saya kira sangat layak untuk kita dorong,” kata dia.

Namun ketika ditanya apabila PAN tetap memberi amanah kepada dirinya maju Pilgub DKI 2017, lagi-lagi Bima menegaskan ingin tetap di Bogor.

“Saya minta izin untuk di Bogor dulu. Nggak siap saya (maju Pilgub DKI 2017), mau di Bogor saja,” tukasnya. (rmol.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here