Jalan Rusak Sepanjang 435,7 Km Belum Diperbaiki Pemkab Bogor

265
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR  – Hampir di setiap pelosok desa ruas jalan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, rusak parah, bahkan banyak mirip lintasan off road.

Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor mencatat ruas jalan yang rusak mencapai 435,7 kilometer dari total 1.748 kilometer, namun hingga bulan ketiga 2016 ini belum juga diperbaiki.

Sejumlah titik jalan rusak di antaranya di BojongKulur, Kecamatan Cileungsi, Jalan Mayor Oking Citeureup-Cibinong, Jalan Raya Gunung Sindur, Jalan Raya Bojonggede-Citayam-Cibinong dan masih banyak lagi. Tak heran banyak warga mengeluh, seperti yang dilontarkan Juliuas, warga Desa Bojongneros, Kecamatan Bojonggede.

“Kami heran jalan rusak Bojonggede-Citayam-Cibinong jaraknya cuma 3 Km dari pusat perkantoran Bupati Bogor, tapi tak kunjung diperbaiki. Padahal kerusakannya sudah hampir delapan bulan,” katanya, Miinggu (27/3/2016).

Sedangkan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi, menilai kerusakan jalan disebabkan kualitas aspal yang digunakan rendah diperparah dengan amburudalunya saluran air yang tak berfungsi. “Ini yang kita sesalkan, padahal setiap tahun, dialokasikan anggaran puluhan miliar rupiah pemeliharaan seluruh ruas jalan,” sesalnya.

Kabid Pengelolaan Jalan dan Jembatan DBMP Nana Supriatna mengatakan, semua jalan rusak akan diperbaiki antara Mei dan Juni mendatang. “Saat ini baru masih dalam proses lelang di Kantor Unit Lelang Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Bogor,” katanya.

Jalan rusak Kabupaten Bogor, lanjutnya sampai 2015 lalu mencapai 435,7 Km dari total 1,748 Km “Tahun ini, kita perbaikan jalan di 414 ruas,” ujarnya

Untuk memperbaiki jalan itu, pihaknya diberi anggaran Rp98,3 miliar. “Anggaran sebesar itu bukan untuk jalan saja, tapi perbaikan jembatan dan pengairan.,” ucapnya. Perbaikan hanya milik jalan Kabupaten Bogor, sedangkan jalan milik provinsi dan pemeritah pusat bukan tanggung jawab pihaknya.

Dia juga menampik penyebab utama yang mempercepat kerusakan jalan itu, bukanlah dari kualitas aspal yang dibawah standar. “Aspal yang kita gunakan sesuai dengan aturan. Nah kerusakan jalan disebabkan, banyaknya saluran air tak berfungsi, akibat banyaknya sampah dan lumpur yang mengendap,” kilahnya. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here