Wanita Penjual Pisang Goreng Ini Lulus dari IPB dengan Cume Laude

116
0
SHARE

BHARATANEWS.ID  |  BOGOR  – Selalu ada jalan, jika manusia berusaha. Itulah yang dibuktikan mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB), Susi Sianturi. Walau hanya berjualan pisang goreng mahasiswi asal Sumatera Utara ini mampu menyelesaikan program S2 nya di IPB.

Yang lebih membanggakan dan mengharukan, ia lulus dengan predikat Cum Laude.
Atas prestasinya itui, kini gelar Magister Sains (Msi) tersambung di belakang namanya.
Susi Sianturi bahkan terharu, manakala nama orang tuanya disebut saat berlangsung upacara Wisuda mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) belum lama ini.

Dalam keterangannya, ia mengaku, gelar S2 yang baru disandangnya ini, ia raih dengan keringat dan kerja keras.

Susi Sianturi menuturkan, gelar S1 juga ia raih di IPB. Jurusan peternakan ini lalu dilanjutkan ke jenjang S2 juga lagi-lagi ia memilih IPB.

“Waktu kuliah pertama untuk jenjang S1 sembilan tahun lalu, saya harus bersusah payah berjualan pisang goreng. Ini untuk menutupi biaya kuliah. Saya datang dari keluarga tidak berkecukupan. Saya kuliah di IPB hanya modal keberanian dan kelebihan kepandaian,”kata Susi Sianturi.

Susi bercerita, jika keputusannya berjualan pisang untuk menutupi uang kuliahnya, karena orang tuanya di Tapanuli Utara, Medan hanya memberinya Rp300 ribu sebagai uang bulanannya.

“Saya nggak malu. Saat semester 1 dan 2, subuh-subuh saya sudah cari uang tambahan dengan berjualan pisang goreng di lingkungan asrama putri. Setiap harinya bisa saya dapat Rp30 ribu. Sangat lumayan buat saya,”katanya

“Uang yang didapat, saya gunakan untuk biaya sehari-hari dan beli. perlengkapan kuliah dan kebutuhan untuk mandi, kebutuhan wanita dan makan,”katanya lagi dengan mata berkaca-kaca.

Masuk di semester tiga, ia menjalani usaha kecil-kecilan bersama rekannya.
Susi menambahkan, pada hari Minggu, ia berjualan perabotan yang diperlukan oleh mahasiswa.

Masuk ke semester empat, Susi kembali mencari tambahan uang dengan bekerja sebagai guru les siswa SD san SMP.

Saat menjadi guru privat ini, ia mengakui, bisa mendapat penghasilan lebih besar ketimbang berjualan.

Ia berusaha mendapat bea siswa, namun takdir berkata lain, ia malah dapat beasiswa untuk mahasiswa tidak mampu ini, saat mau lulus.”Tapi saya bangga, karena berhasil mendapatkan gelar Sarjana Peternakan dengan nilai IPK 3,32. Ini indah dalam hidup saya,”katanya.

Menyandang gelar sarjana peternakan, Susi diterima bekerja di sebuah perusahaan peternakan besar sebagai marketing obat ternak.
Namun baru tiga tahun bekerja, Susi memutuskam berhenti dan melanjutkan stusi S2 di kampus IPB.
Susi dengan dua anak itu berhasil mendapatkan beasiswa dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti).
Selama kuliah S2 Jurusan Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP) Fakultas Peternakan, ia mengaku, sepenuhnya adalah dana beasiswa.
“Kenapa saya kejar gelar S2, karena saya ingin jadi dosen. Beasiswa yang saya dapat, merupakan langkah awal program untuk pra-dosen,”bebernya.

“S2 saya raih dalam tempo dua tahun. Saya lulus dengan predikat Cum Laude. Nilai IPK saya juga tinggi, yakni 3,91,”ucapnya bangga.

Cita-citanya, ia ingin menjadi pegawai negeri sipil (PNS).”PNS itu keinginan orang tua,”ujar Susi. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here