Pasca Demo Anarkis, Polda Metro Tetapkan Delapan Tersangka

89
0
SHARE

BHARATANEWS.ID  |  JAKARTA  – Delapan tersangka akhirnya ditetapkan Polda Metro Jaya terkait aksi anarkis dalam unjuk rasa sopir taksi, di Jakarta, Selasa (22/3). Sementara, 26 orang lainnya, masih dalam pemeriksaan dan berpotensi menjadi tersangka.

“Delapan orang ditetapkan sebagai tersangka, 26 sedang diperiksa dan pelaku lainnya masih dikejar,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, Kamis (24/3).

Dikatakan, empat tersangka ditangani Ditreskrimum dan satu Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, tiga lainnya oleh Polres Jakarta Pusat. “Selain tersangaka, kami juga melakukan pengembangan penyelidikan dan penyidikan kepada seluruh operator taksi yang terlibat dalam demo,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, pemeriksaan dimulai melalui pendataan barang bukti yang dirusak, mencari tahu siapa pengemudinya dan peristiwa apa yang dialami. “Kami juga identifikasi beberapa bukti lainnya. Bisa jadi pelaku dari operator yang sama atau pun berbeda,” ujarnya.

Dari satu operator saja, kata Krishna ada 150 taksi yang rusak seperti dari Blue Bird. Kerusakannya disebabkan rekannya yang berdemo atau dari perusahaan lain. “Ada enam operator lain yang masih didata. Kami akan cari pelakunya dan lakukan tindakan yang tegas, pemanggilan, pemeriksaan, bila tak kooperatif penangkapan, siapa pun,” pungkasnya.

Ia menyampaikan, penyidikan dilakukan untuk menunjukkan bahwa penegakan hukum harus terus dilaksanakan terhadap siapa pun yang menimbulkan ketakutan dan melakukan tindakan kriminal.

“Saat ini kami sedang terus identifikasi, pelaku yang banyak beredar di media, dan pelaku-pelaku lain. Itu semua sudah terdeteksi oleh kami dan kami akan kejar sampai dapat pelakunya. Negara hadir dalam kondisi seperti ini,” ucapnya. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here