Duhhh Ruwetnya Kasus Polwan Tabrak Anggota TNI Hingga Tewas

202
0
SHARE

BHARATANEWS.ID  |  LAMPUNG  – Peristiwa polwan Polres Lampung Tengah, Briptu. Neni menabrak Praka. Arli hingga tewas, diadukan ke Kapolda Lampung, Brigjen Pol. Ike Edwin saat di tenda pengaduan, di Lapangan Saburai, Enggal, Bandar Lampung, Kamis (24/3) siang.

Hadir Komandan Batalyon Tri Wira Eka Jaya (TWEJ), Natar, Lampung Selatan, Letnan Kolonel (Inf). Bahtiar, duduk di kursi pengaduan berhadapan langsung dengan Kapolda Lampung, Brigjen Pol. Ike Edwin.

Letkol (Inf) Bahtiar mengatakan, kecelakaan yang menewaskan Praka. Arli terjadi di depan markas Batalyon TWEJ Natar, Lampung Selatan, pada enam bulan lalu namun belum jelas penyelesaian kasusnya. “Saya ke sini ingin menanyakan perkembangan kasus tersebut penangannya sudah sejauh mana,”kata Bahtiar.

Setelah Letkol (Inf). Bahtiar mengajukan pertanyaan, giliran Lestari ibu Briptu. Neni menyampaikan keluhkesahnya kepada Kapolda Lampung terkait dengan dampak yang dialami anaknya.

Lestari menuturkan, pihaknya telah melakukan upaya damai dengan cara mendatangi keluarga korban dan meminta izin untuk melangsungkan pernikahan anak saya (Briptu. Neni), karena sebelum peristiwa itu terjadi, anaknya memang akan melangsungkan pernikahan atas keinginan ayah Briptu Neni, yang saat itu sedang sakit sampai harus cuci darah.

Hasilnya, pihak korban mau berdamai dengan mengajukan dua syarat, istri korban minta dipekerjaan sebagai PNS dan uang tunai sebesar Rp. 300 juta.

“Saya tidak bisa memenuhi syarat menjadikan istri korban sebagai PNS, karena itu, anak saya batal menikah. Saya berharap kepada Pak Kapolda Lampung untuk bisa membantu menyelesaikan permasalahan ini, agar anak saya bisa kembali bertugas di Polres Lampung Tengah dan bisa menemani saya yang kini hidup seorang diri,”tuturnya.

Mendengar pertanyaan Danyon TWEJ Natar, Letkol (Inf). Bahtiar dan keluh kesah Lestari Ibu Briptu. Neni, Kapolda Lampung, Brigjen Pol. Ike Edwin mengatakan, kepada kedua belah pihak dan pihak terkait untuk duduk bersama mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. “Dalam waktu seminggu, pihak Bataliyon TWEJ Natar, Pihak Korem, dan Polda Lampung, akan berkumpul, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,”ungkapnya.

“Sebab setiap permasalahan pasti ada solusinya, maka yakinlah permasalahan ini akan selesai,”tambahnya. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here