Petugas Gabungan Obok-obok Lapas Salemba Ditemukan Banyak Senjata Tajam

151
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | CEMPAKA PUTIH  – Belasan petugas gabungan dari Dirjen Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham, Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI mengobok-obok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba Jalan Percetakan Negara, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (23/3) malam.

Petugas gabungan sekitar pukul 20:00, datang ke lapas kemudian melakukan apel di TKP sambil menerima arahan. Usai apel petugas gabungan lalu menuju ke ruang tahanan melakukan penggeledahan dan ada 50 orang warga binaan pemasyarakatan mengiki tes urine yang diadakan oleh BNNP DKI.

Sutrisman, Dirkamtib Pemasyarakatan mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin. “Kegiatan- kegiatan gabungan seperti yang disponsori Kanwil DKI dibackup oleh Dirjen Pas dan BNNP,” ujar Sutrisman di Lapas Salemba.

Saat digeledah serta tes urine kepada napi yang di blok A, B dan C, petugas menemukan sejumlah senjata tajam dan beberapa alat komunikasi.

“Hasil tes urine terhadap 50 warga binaan pemasyarakatan negatif narkoba. Selain itu, ada 42 HP dan 12 senjata tajam dari ukuran kecil sampai besar yang ditemukan,” papar Yuspahruddin Kepala Divisi Pemasyarakatan DKI.

Sementara Dahlan Pasaribu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta menuturkan akan terus mendukung penertiban tersebut.

Kepala Lapas Salemba Abdul Karim menjelaskan, barang-barang tersebut biasanya dibawa oleh pengunjung. Frekuensi penggeledahan dua kali seminggu kepada warga binaan. Ia juga menyayangkan karena jumlah tahanan di Lapas Salemba sudah melebihi kapasitas.

“Daya tampung seharusnya 572 prang tapi nyatanya berjumlah 2009 hingga melebi kapasitas. Untuk pengamanan, tiap hari kita lakukan penggeledahan rutin kepada pengunjung,” tegas Abdul. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here