Menpar Usulkan Badan Otoritas untuk Kembangkan Kota Tua Jakarta

138
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | Sejumlah upaya dilakukan oleh pemerintah untuk merevitalisasi Kawasan Kota Tua Jakarta. Salah satu caranya adalah dengan membentuk Badan Otoritas Pariwisata.

Badan Otoritas Pariwisata terbukti menjadi salah satu cara untuk mengembangkan destinasi wisata di Indonesia. Setelah Borobudur dan Danau Toba, kini Menpar berencana untuk membentuk Badan Otoritas Pariwisata di Kawasan Kota Tua Jakarta. Hal itu pun diungkapkan oleh Menpar Arief Yahya saat diskusi Sosialisasi Kota Tua Jakarta Menuju UNESCO World Heritage 2017 di Gedung Olveh, Jakarta, Rabu (23/3/2016).

“Pokoknya Kota Tua ini harus dikelola single otoritas. Saya usulkan buat badan otoritas,” ujar Menpar Arief Yahya.

Sejauh ini, proses revitalisasi Kota Tua Jakarta masih dilakukan dari bawah ke atas. Yakni melalui pameran hingga perencanaan revitalisasi yang dilakukan oleh sektor swasta ke pemerintah. Fakta lainnya, banyak dari gedung bersejarah di Kota Tua dimiliki oleh perorangan hingga BUMN, ada banyak kepala.

Menurut Menpar, strategi tersebut akan memerlukan waktu lama. Cara tercepat adalah melakukan proses top down, dari Presiden ke bawah.

“Kalau caranya bottom up sekarang nggak akan pernah selesai. 50 Tahun nggak selesai. Menurut saya hanya presiden yang bisa,” ujar Menpar Arief Yahya.

Oleh sebab itu, Menpar pun mengusulkan agar dibentuk Badan Otoritas Pariwisata untuk mengembangkan Kota Tua Jakarta. Berkaca dari Badan Otoritas Danau Toba dan Borobudur, Perpres yang dikeluarkan Presiden terkait Badan Otoritas Pariwisata akan membuat proses revitalisasi Kota Tua Jakarta berjalan lebih cepat. Secara semua pihak akan tunduk pada Perpres dan bekerja dalam satu manajemen badan otoritas.

“Ketika ada perpres bahwa Kota Tua harus direstorasi, maka semua akan tunduk pada satu manajemen,” papar Arief.

Sumber : detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here