Apakah Bisa Berhubungan Seks Selagi Tidur?

204
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KESEHATAN – Berhubungan seks selagi tidur biasa disebut dengan istilah ‘sexsomnia’, yakni kegiatan seksual yang dilakukan secara tidak sadar atau salah satu pihak memaksa pasangannya yang sedang tidur untuk bersenggama.

Ann Marie Chung dari Sleep Research Unit pada Universitas Kesehatan Toronto, Kanada, menggambarkan sexsomnia sebagai adegan penuh gairah dalam kondisi tidur lelap. Hal ini bukan saja tertuju pada kegiatan senggama saat tidur, namun juga bisa berupa masturbasi dan mimpi basah. Penyebabanya bisa dari pengaruh minuman beralkohol atau bisa juga akibat stress ringan.

Namun, ada kalanya gejala sexsomnia terjadi bukan karena kedua hal yang disebut di atas, dan hal ini perlu segera dikonsultasikan ke seksolog atau bisa juga ke psikolog. Risiko terburuknya adalahsexsomnia berasal dari gangguan jiwa, di mana pernah terungkap beberapa kecil kasus seseorang yang memiliki kecenderungan gairah seksual sangat tinggi (hyper sex) berawal dari gejala ini.

“Pada dasarnya tingkat gairah seseorang dapat diukur dan dikendalikan secara ilmiah. Jadi, tidak benar jika gairah seksual berlebih tidak dapat dikendalikan. Anda hanya perlu melakukan gabungan konsultasi medis dan psikologi secara berkala,” jelas Ann Marie.

Pada pasangan yang telah menikah, gejala sexsomnia dapat dijadikan alat untuk meningkatkan kualitas hubungan seksual. Tentunya dari masing-masing pihak perlu dalam kondisi komunikasi yang harmonis, sehingga ketika tersadar, akan menganggap sexsomnia sebagai ‘dosa’ yang indah. Bagi pasangan usia paruh baya, gejala sexsomnia konon diyakini mampu memperlambat ‘turun mesin; kualitas hubungan seksual. (esquire.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here