Korban Puting Beliung Desa Suka Bandung

165
SHARE

BHARATANEWS.ID | ANGIN puting beliung melanda Desa Suka Bandung, Pahlawan Ratu dan Desa Gedung Sako I Kecamatan Kaur Selatan, Kamis (17/3) malam sekitar pukul 23.30 WIB masih membekas.

Para korban angin puting beliung berusaha tegar menerima musibah itu. Sebab mereka tak mau larut dalam kedukaan, tak berpangku tangan menunggu bantuan pemerintah yang hingga kemarin masih sangat minim. Padahal para korban saat ini sangat menunggu bantuan material dari donatur dan pihak terkait.

Meskipun demikian mereka terus bergotong royong dibantu keluarga dan warga lainnya yang peduli, memperbaiki rumah. Terutama bagian atap yang rusak oleh angin.

“Bantuan sudah dikasih oleh pemerintah, tapi bantuan ini tidak sesuai. Karena yang diberikan itu hanya makanan siap saji, dan disini kami butuh bantuan material seperti kayu dan paku,” ungkap Abdul Rahman (62) saat ditemui Bengkulu Ekspress kemarin.

Sebanyak 39 rumah warga yang rusak ringan dan berat saat ini satu persatu telah selesai diperbaiki. Hanya saja rumah milik Abdul Rahman yang mengalami kondisinya rusak berat, hingga saat ini terus diperbaiki warga.

Sebab tak hanya atap rumah rusak, namun beberapa bagian dinding juga mengalami rusak oleh puting beliung.

Sementara ini keluarga itu pun terpaksa mengungsi, menumpang di rumah keluarga terdekat. “Untuk Sementara itu saya numpang dulu ke rumah tetangga, Insyallah besok (hari ini) masang atapnya sudah selesai,” ungkapnya.

Istri dari Abdul Rahman Yani (45), ia mengaku tidak bisa berbuat banyak. Kini ia bisa mengharapkan untuk perbaikan satu-satu rumahnya itu, mengingat suaminya hanya bekerja sebagai nelayan. Saat ini ia masih sangat mengharapkan bantuan materil yang rencana akan diberikan.

“Kami masih membenarkan rumah kami yang rusak. Kita belum dapat bantuan berupa bahan materil, kalau bisa ada bantuan material,” harapnya.

Berbeda dengan Suhardi (43), korban puting beliung Desa Gedung Sako I, mengaku rumahnya yang kena di bagian atap, telah diperbaiki dengan gontong royong oleh warga sekitar.
Ia juga meminta ada perhatian Pemda Kaur, untuk memberi bantuan bahan bangunan seperti atap dan kayu.

“Sekarang ini banyak datang bantuan dari sosial memberikan bantuan darurat, kalau bisa bantuan ini bukan hanya ini. Tapi juga material rumah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur Dihan Bastari MTPd mengatakan, pihaknya berupaya memperjuangkan bantuan material untuk para korban. Namun untuk sementara ini BPBD telah memberikan bantuan makanan siap saji.

“Kita sudah lihat kondisi rumah warga yang rusak di lokasi secara langsung. Nanti kita upayakan tanggap darurat, terutama material bangunan,” tutupnya.

(http://bengkuluekspress.com/)