Indocement Keruk Sungai Penyebab Banjir di Bogor

170
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | Bogor – Sekitar 400 orang dari warga, siswa, dan karyawan PT Indocement melakukan kerja bakti membersihkan Kali Cibeber di Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Sabtu (19/3). Kerja bakti guna normalisasi kali diharapkan dapat mencegah banjir yang sering terjadi saat musim penghujan.

Pekan lalu, bencana banjir merendam puluhan rumah dan dua sekolah di Kampung Kebonkopi, Kelurahan Puspanegara disebabkan oleh pendangkalan Kali Cibeber. Salah seorang warga, Ruslan (40) menuturkan, dalam tiga bulan terakhir sudah terjadi enam kali banjir.

“Terakhir kali terjadi pada Selasa pekan lalu. Ketinggian banjir mencapai 4 meter dan baru surut dua hari kemudian,” katanya. Tidak hanya rumah, dua sekolah pun ikut terendam dan ratusan murid terpaksa diliburkan.

Menurut Ruslan, banjir dengan ketinggian hingga 1 meter baru kerap terjadi dalam lima tahun terakhir. Ia pun menuduh, banjir disebabkan sampah yang terbawa dari Pasar Citeureup dan bangunan-bangunan yang memakan badan sungai.

Lurah Puspanegara, Dita Aprilia, menambahkan, akibat banjir berdampak kepada sekitar 90 kepala keluarga di sepadan Kali Cibeber. Normalisasi pun dilakukan sepanjang 800 meter dengan melibatkan 400 orang. Dita mengakui jika dalam beberapa tahun terakhir memang terjadi pendangkalan sungai dikerenakan sampah bawaan dan penyempitan badan sungai.

“Lumpur dan sampah yang diangkat hampir 3 mete. Ditambah beberapa bangunan yang memakan badan sungai yang seharusnya lebar 4 meter tinggal 2 meter,” paparnya.

Ke depan, pemerintah daerah akan terus melakukan pembersihan dan menertibkan bangunan-bangunan yang berada di bibir sungai. “Secara kontinue kami akan lakukan pembersihan, juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan membongkar bangunan yang menyalahi aturan,” tambah Dita.

Sementara itu, Direktur Eksekutif PT Indocement Tiga Roda, Kuky Permana menjelaskan, PT Indocement yang sama-sama berada di wilayah Citeureup juga merasa prihatin dengan terjadinya banjir di sekitar pabrik.

“Untuk itu, kami kerahkan sekitar 200 karyawan, satu alat berat axcavator, dan peralatan kebersihan untuk melakukan normalisasi sungai,” katanya disela kerja bakti.

Kukuy menambahkan, 5 ton semen juga disumbangkan kepada warga untuk memperbaiki rumah yang rusak, juga pembuatan turap pencegah longsor. Sedangkan, untuk warga yang terdampak PT Indocement juga mendirikan klinik berobat.

Vento Saudale/FER/beritasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here