Jadi Sarang Pungli, Ahok akan Tutup Tempat Uji KIR

176
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA  – Pemprov DKI Jakarta segera menutup Kantor Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB). Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menuding di PKB tersebut sering menjadi sarang pungli.

Untuk uji kir angkutan umum, nantinya diserahkan langsung ke Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) masing masing merek kendaraan.

Untuk pelaksanaan itu, Ahok berencana merevisi Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta No 5/2014, tentang Transportasi.

Selain, menyangkut kir, Perda tersebut mengatur pembatasan usia angkutan umum selama 10 tahun.

Nantinya, tidak ada lagi aturan pembatasan usia kendaraan hingga 10 tahun dan uji kir akan dilakukan oleh Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM).

“Nah makanya ke depan, perda itu akan diubah. Tidak ada lagi pembatasan usia kendaraan hingga 10 tahun,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (18/3).

Kebijakan tersebut sudah berlaku di seluruh dunia. Semua uji kir dilakukan oleh ATPM, sehingga tidak ada lagi permainan oleh oknum petugas.

“Makanya saya lagi mau dorong ke ATPM. Kan dia pasti enggak mau sewa kan, dia pasti jual sparepart, nah kalau orang udah merasa sparepartnya agak mahal, mobil tua akan ganti yang baru,” ujarnya.

Ahok mengatakan, akan ada aturan tersendiri untuk orang yang hobi dengan kendaraan tua. Mereka akan diperbolehkan melintas saat akhir pekan saja dan tanggal merah saja.

“Kalau kamu orang kaya, hobi mobil yang sudah usia 50 tahun, akan ada aturanya juga. Saya akan membuat boleh bayar STNK yang hanya keluarnya waktu hari libur,” katanya.

Pajak yang dibayarkan mobil tua juga akan berbeda dengan yang biasa. Mereka akan lebih murah dibandingkan dengan kendaraan lainnya.

“Sehingga mobil-mobil antik, hari minggu dan libur dia pengen jalan sama keluarganya, dia akan bayar STNK yang harga murah ini,” tandasnya.

Seperti diketahui, kantor PKB saat ini ada di Ujung Menteng, Cilincing dan Srengseng. Sedangkan kantor kir di Jakarta Barat sudah lama ditutup. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here